Minggu, 06 Sep 2026 06:50 WIB

Pj. Gubernur Adhy Puji Antusias Warga Surabaya di Final Piala AFC

Foto: Warga Surabaya penuhi Grahadi
Foto: Warga Surabaya penuhi Grahadi

selalu.id - Dukungan untuk Timnas Indonesia U-23 tampil di semifinal Piala Asia U-23 melawan Uzbekistan mengalir di seluruh pelosok negeri, termasuk Provinsi Jawa Timur.

Ribuan masyarakat ikut nonton bareng pertandingan antara Indonesia vs Uzbekistan yang digelar Pemprov Jatim di halaman Gedung Negara Grahadi, Senin (29/4/2024) malam. Tumplek bek, seluruh warga Jatim kompak mendukung penampilan Garuda Muda dan berharap kemenangan telak atas Uzbekistan.

Tak sampai di sana, yang spesial, dalam acara nobar di halaman Grahadi ini juga dihadiri mantan punggawa Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia.

Mereka adalah Persebaya legend, diantaranya Rudy William Keltjes, Mustakim, Yongki Kastanya, Nur Iman, Mauraheli, Anang Ma'ruf, Seger Sutrisno, Muharom Rusdiana, Wayan Diana, Beny Van Breukelen, Reinald Pieters dan Mursyid Effendi.

Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono secara khusus memuji perkembangan permainan yang disuguhkan Timnas Indonesia U23 baik di fase grup maupun 8 besar kemarin. Menurutnya permainan Timnas Indonesia U23 sudah bisa bersaing dengan negara-negara kelas dunia.

"Tentu kita semua ingin sepak bola Indonesia mendunia dan baru kali ini kita melihat bagaimana perkembangan sepak bola kita sangat bagus," pujinya.

Ia menambahkan, kegiatan nobar ini adalah salah satu upaya mendukung skuad Garuda Muda serta juga upaya menunjukkan jiwa nasionalisme dan memperkuat keguyuban bagi masyarakat.

"Kami ingin bergembira bersama dan memberi support untuk timnas yang hari ini melawan Uzbekistan. Kedua, kita memberikan hiburan untuk masyarakat di sekitar grahadi untuk nonton bersama, bergembira bersama untuk Indonesia. Nonton bersama sekaligus pesta rakyat, jadi dari rakyat untuk rakyat," ujarnya.

Disebut pesta karena dalam kegiatan ini, masyarakat yang hadir juga dijamu dengan aneka kuliner gratis oleh Pemprov Jatim. Mulai dari soto, tahu telur, bakso, nasi goreng dan tahu campur. Sehingga masyarakat begitu nyaman dan dimanjakan selama nobar penampilan Timnas.

Lebih lanjut, Adhy berterima kasih atas antusiasme masyarakat Jatim yang datang tidak hanya dari Kota Surabaya. Melainkan juga datang dari beberapa daerah yang tersebar di seluruh Jatim.

"Antusiasme dari masyarakat sangat tinggi, mudah-mudahan ini bisa dibudayakan ke depannya," ungkapnya.

Adhy berharap, laga semifinal membawa hasil terbaik untuk Indonesia. Mengingat pola permainan sepak bola di Indonesia sudah berkembang dan berjalan sangat bagus.

"Kalau pertandingan ini menang maka kita akan masuk olimpiade dan tentunya olahraga menyatukan masyarakat Jawa Timur," tegasnya.

"Terima kasih jasa yang sudah pernah diberikan untuk Persebaya dan timnas Indonesia di masanya," ucapnya.

Adapun hasil akhir pertandingan, Indonesia harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor 2-0. Meski kalah, Adhy juga berharap skuad Garuda muda tetap optimis dan fokus dalam perebutan juara ketiga.

Meskipun tak bisa masuk final, menurut Adhy, pencapaian yang sudah diraih Timnas Indonesia U-23 sangat baik. Menembus semifinal yang sebelumnya mengalahkan salah satu raksasa Asia, Korea Selatan.

"Ayo Garuda Muda, tetap semangat dan fokus. Masih ada satu pertandingan perebutan juara ketiga untuk mengamankan tiket menuju olimpiade di Paris pada Juni - Agustus 2024 mendatang," tegasnya.

Baca Juga: Beberapa Pj Kepala Daerah di Jatim Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.