Sabtu, 07 Nov 2026 02:05 WIB

PLN Catat Tren Positif Penjualan di Jawa Timur

Foto: PLN
Foto: PLN

selalu.id - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur catat penambahan pelanggan tegangan menengah dan tegangan tinggi sektor bisnis dan industri sebanyak 100 pelanggan dengan total daya 160 Mega Volt Ampere (MVA). Tren positif ini juga ditunjukkan dari pertumbuhan penjualan kumulatif Year on Year (YoY) Triwulan I 2024 sebesar 6,79 persen.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo mengatakan sinyal positif dari awal tahun ini salah satunya ditopang melalui strategi ekstensifisikasi yakni menciptakan demand listrik baru yang merespons kebutuhan listrik di seluruh penjuru tanah air.

"Tidak hanya menguatamakan keandalan dan suplai pasokan listrik, saat ini PLN lebih proaktif menjangkau kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Setiap pelanggan kami respon kebutuhannya secara cepat termasuk demand dan kecukupan daya kami sangat siap mendukung," terang Agus kepada selalu.id di Surabaya, Kamis (25/4/2024).

⁠Terbaru, lanjut ia memaparkan, PLN melakukan pengoperasian penambahan daya untuk pelanggan tambak pembibitan PT Samudra Duwet Pranata Situbondo dari daya 345 kVA menjadi 690 kVA pada (18/4/2024) lalu.

Sebelumnya, PLN juga melakukan pengoperasian pasang baru pelanggan industri makananan kemasan di Mojokerto PT Tristan Makmur Centralindo daya 555 kVA dengan estimasi rata-rata pemakaian 115.440 kWh per bulan.

Tak hanya itu, salah satu strategi ekstensifikasi dilakukan melalui program akuisisi captive power, yaitu mengajak pelanggan bisnis dan industri beralih dari penggunaan pembangkit listrik milik sendiri ke listrik PLN. Sepanjang 2024, PLN telah mengakusisi captive dengan total daya 64,1 MVA.

"Pelanggan kami ajak beralih dari listrik mandiri ke pembangkit PLN temtumya dengan keandalan pasokan listrik secara penuh dan insentif tarif listrik. Ada PT Chiel Jedang Indonesia Pasuruan Plant, PT Tjiwi Kimia dan terbaru PT Easterntex," lanjut terang Agus Kuswardoyo.

PLN juga menggiatkan pemasaran di sektor pertanian melalui program electrifying agriculture dan electrifying marine. Program tersebut hadir untuk mempermudah pelaku usaha di bidang tersebut mendapatkan akses listrik yang membuat usahanya semakin produktif dan ramah lingkungan.

"PLN siap berperan dalam mewujudkan kesejahteraan negeri dengan menjadi penggerak roda perekonomian melalui penyediaan kebutuhan listrik khususnya untuk sektor bisnis dan industri," tukasnya.

Terpisah, Corporate Strategy Manager PT Tristan Makmur Centralindo, Agus Setiyabudi mengapresiasi layanan dan kinerja PLN.

"Meskipun bertepatan dengan bulan puasa dan libur lebaran target pengoperasian sesuai dengan jadwal. Terima kasih atas kerja keras seluruh tim PLN, semoga layanan ke depan makin baik," jelasnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Lagi Ramai Pemadaman Listrik, DPRD Jatim Minta Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.