Jumat, 09 Okt 2026 03:34 WIB

Rizal Ramli Dukung KH As'ad Said Ali sebagai Ketum PBNU Mendatang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Des 2021 00:21 WIB
Tokoh nasional Rizal Ramli (RR), Foto: Istimewa
Tokoh nasional Rizal Ramli (RR), Foto: Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Nahdlatul Ulama (NU) adalah ormas Islam terbesar di nusantara, bahkan dunia. Berdasarkan data LSI Denny JA tahun 2019, jumlah warga NU atau nahdliyin mencapai 108 juta jiwa.

Kebesaran NU itulah, maka jam'iyah yang didirikan oleh Hadratuss Syekh KH Hasyim Asy'ari memiliki peran yang penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, Muktamar NU ke-34 yang digelar di Lampung 22-23 Desember 2021 seolah menjadi magnet kuat yang menyedot perhatian publik.

Baca Juga: Menatap Abad Kedua NU di Bawah Kepemimpinan Teduh Gus Kikin

Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) menyebut Muktamar NU yang salah satu agenda utamanya adalah memilih Rais Aam dan Ketua Umum (Tandfiz) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) adalah acara penting. Sebab, peran besar NU dalam sejarah Indonesia.

Tokoh yang dikenal sebagai sahabat dekat Gus Dur ini mengatakan, sebagai Organisasi masyarakat terbesar, peranan NU dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia sangat penting, juga dalam memberi isi dan makna setelah Republik merdeka.

"Karena itu, ketua umum yang baru harus sanggup membawa NU untuk memperjuangkan nilai-nilai keagamaan, kerakyatan dan kebangsaan. Bukan sekedar mengejar dan menjadi bagian dari kekuasaan. NU diharapkan tetap teguh memperjuangkan cita-cita untuk menegakkan kebenaran dan keadilan untuk kesejahteraan rakyat," urai pria yang kerap disapa Gus Romli itu, Minggu (19/12/2021).

Baca Juga: Gus Kikin Terpilih jadi Ketum PBNU

Sebagai nahdliyin, RR berharap pimpinan NU ke depan menjadikan Jam'iyah dan jamaah Nahdlatul Ulama sebagai pusat pengabdian, pusat amal, dan pusat untuk menggembangkan potensi serta kesejahteraan umat Islam khususnya nahdliyin.

"Dalam konteks itu, saya mendukung KH As'ad Said Ali sebagai Ketua Umum NU. Kiai As’ad memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas di dalam pemerintahan dan tugas-tugas internasional, serta aktif sebagai Wakil Ketua Umum PBNU 2010-2015," ujar penasehat Forkom Jurnalis Nahdliyin ini.

RR menambahkan rekam jejak As’ad Said Ali tak perlu diragukan lagi. Ia adalah Alumnus Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta dan Alumni Hubungan Internasional UGM. Mendapat Gelar Doktor Horonis causa dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, dan Penanggung jawab kaderisasi PBNU.

"Kiai As’ad akan mampu memimpin NU untuk meneruskan dan memperbaharui Khitah NU 1926, menjadi bagian penting dari peningkatan keadilan dan kemakmuran Rakyat," pungkas pria yang baru didaulat sebagai Ketua Dewan Pakar KKNU 1926 tersebut.

Baca Juga: Alasan di Balik 9 Ulama Sepuh Pilih Kiai Miftachul Akhyar Sebagai Rais Aam PBNU

Sebelumnya dukungan terhadap KH As'ad Said Ali untuk memimpin NU juga disuarakan oleh pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim. Dukungan yang disampaikan putera pendiri NU, KH Abdul Chalim itu direspon positif oleh sejumlah pihak, baik struktur maupun organisasi berbasis NU hingga sejumlah pengasuh pondok pesantren. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Truk Boks Muatan Wortel Terbakar di Tol Jombang Mojokerto

Kebakaran terjadi saat pengemudi hendak beristirahat di rest area Karangdagangan.

Persib Bandung Bungkam Port FC 3-1 di ASEAN Club Championship

Persib kini menempati posisi kedua klasemen Grup B ASEAN Club Championship dengan tiga poin di bawah Johor Darul Ta'zim yang hanya selisih gol.

Jadwal Lengkap MPL ID S18 Hari Ini, NAVI Siap Bantai TLID

Berstatus sebagai tuan rumah, NAVI siap memberikan kejutan demi meruntuhkan dominasi TLID di puncak klasemen.

Bebas Bersyarat Dicabut, Mas Bechi Terpidana Pencabulan Santriwati Kini Masuk Bui Lagi

Atas keputusan ini, Mas Bechi dieksekusi kembali untuk menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang guna menghabiskan sisa masa hukumannya.

10 Lokasi Nobar Persib Vs Port FC di Bandung

Duel yang diprediksi bertensi tinggi ini berlangsung di Thammasat Stadium, Thailand, Kamis (8/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Perbaikan Stadion Anjuk Ladang Nganjuk Hampir Rampung, Pakai Rumput Standar PSSI

Dinas PUPR Nganjuk mengatakan penambahan dan perbaikan tribun di sisi barat, selatan, serta utara baru direncanakan masuk dalam program pengerjaan tahun depan.