Kamis, 22 Okt 2026 02:40 WIB

Wow! Harus Tunggu 14 Hari untuk Tahu Penyebab Kematian Dumbo Gajah KBS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Des 2021 16:48 WIB
Kebun Binatang Surabaya. Foto: Istimewa
Kebun Binatang Surabaya. Foto: Istimewa

Surabaya (selalu.id)- Sudah tiga hari sejak Kematian Dumbo, Anak gajah berusia 2,5 tahun koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih belum diketahui titik terang penyebabnya. Dumbo ditemukan mati di kandangnya pada Jumat (17/12/2021)

Kepala Humas KBS, Agus Supangkat mengatakan, untuk menunggu hasil kematiannya masih dalam proses atopsi dan tunggu hasil labatorium.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Untuk lab (laboratorium) kira-kira butuh 14 hari, nanti kami sampaikan release resmi ya," kata Agus, saat di konfirmasi, Minggu (19/12/2021).

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Sementara itu,beberapa spekulasi menyebutkan bahwa kematian Dumbo tak lepas dari kelalaian perawatan. Namun informasi tersebut belum diketahui kebenarannya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Dumbo adalah anakan kedua dari induk Gajah Sumatera bernama Lembang (49), hasil perkawinan dengan gajah jantan bernama Doa (54). Nama Dumbo diberikan oleh Tri Rismaharini saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).