Minggu, 06 Sep 2026 21:03 WIB

Wow! Harus Tunggu 14 Hari untuk Tahu Penyebab Kematian Dumbo Gajah KBS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Des 2021 16:48 WIB
Kebun Binatang Surabaya. Foto: Istimewa
Kebun Binatang Surabaya. Foto: Istimewa

Surabaya (selalu.id)- Sudah tiga hari sejak Kematian Dumbo, Anak gajah berusia 2,5 tahun koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih belum diketahui titik terang penyebabnya. Dumbo ditemukan mati di kandangnya pada Jumat (17/12/2021)

Kepala Humas KBS, Agus Supangkat mengatakan, untuk menunggu hasil kematiannya masih dalam proses atopsi dan tunggu hasil labatorium.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Untuk lab (laboratorium) kira-kira butuh 14 hari, nanti kami sampaikan release resmi ya," kata Agus, saat di konfirmasi, Minggu (19/12/2021).

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Sementara itu,beberapa spekulasi menyebutkan bahwa kematian Dumbo tak lepas dari kelalaian perawatan. Namun informasi tersebut belum diketahui kebenarannya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Dumbo adalah anakan kedua dari induk Gajah Sumatera bernama Lembang (49), hasil perkawinan dengan gajah jantan bernama Doa (54). Nama Dumbo diberikan oleh Tri Rismaharini saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.