Kamis, 22 Okt 2026 14:34 WIB

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Sep 2026 18:16 WIB
Air PDAM surabaya keruh dan berbusa. (dok.ist)
Air PDAM surabaya keruh dan berbusa. (dok.ist)

selalu.id – Air Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya mendadak berubah kualitas di sejumlah wilayah pada Minggu (6/9/2026). 

Tak hanya keruh dan berbusa, sebagian warga juga mengeluhkan air yang mengeluarkan bau menyengat seperti bahan kimia.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Gangguan tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, Simo, Asemrowo, Jambangan hingga Gayungsari.

Kondisi air yang berubah membuat warga khawatir menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari, terutama mandi dan memasak.

Salah satu warga Manukan, Andi, mengatakan persoalan air di wilayahnya sebenarnya sudah dirasakan lebih dari sepekan. Menurut dia, aliran air bahkan lebih sering tersedia pada tengah malam.

“Kalau bayar tidak boleh telat, tetapi fasilitas air seperti itu,” keluh Andi, Minggu (6/9/2026).

Keluhan lebih serius disampaikan Aries. Ia menyebut air yang keluar dari keran rumahnya tampak keruh dan berbuih serta mengeluarkan aroma menyengat.

“Untung masih punya sumur di rumah. Airnya berbuih, keruh, dan berbau seperti bahan kimia,” tuturnya.

Aries kemudian mengecek kondisi tersebut ke sejumlah tetangga. Hasilnya, gangguan serupa juga dirasakan warga di sekitar rumahnya.

Sementara itu, warga Asemrowo, Nuria Rahma, mengaku persoalan yang dialaminya berbeda. Pasokan air di rumahnya sempat tidak mengalir selama dua hari sebelum kembali tersedia.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

“Kemarin sama sekali tidak nyala dua hari,” kata Nuria.

Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat.

Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada, Louis Andilun Gatu, mengatakan pihaknya meminta maaf kepada pelanggan atas gangguan kualitas air tersebut.

“Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan karena air yang keruh dan berbusa,” ujar Louis.

Menurut dia, perubahan kualitas air terjadi karena tingkat pencemaran air baku Kali Surabaya melebihi ambang batas ketika masuk ke unit Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM).

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Kondisi tersebut kemudian berdampak terhadap proses pengolahan air sebelum didistribusikan kepada pelanggan.

Saat ini, tim teknis PDAM Surabaya melakukan penanganan intensif di IPAM Karang Pilang. Pembersihan dan penyesuaian proses pengolahan dilakukan untuk memulihkan kualitas air.

“Tim teknis kami terus melakukan pembersihan serta penyesuaian proses pengolahan secara intensif di IPAM Karang Pilang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan bisa membaik,” jelasnya.

PDAM juga berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta I (PJT I) selaku penyedia air baku untuk membantu mengurangi pencemaran di Kali Surabaya.

“Kami juga berkoordinasi intens dengan Perum Jasa Tirta I sebagai pihak penyedia air baku untuk membantu mengurangi pencemaran Kali Surabaya saat ini,” tambah Louis.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.