Selasa, 21 Jul 2026 22:08 WIB

National Hospital Bagikan 5 Ribu Takjil dan Edukasi Warga tentang Demam Berdarah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Apr 2024 02:33 WIB
Foto: National Hospital bagikan takjil ke penggun jalan
Foto: National Hospital bagikan takjil ke penggun jalan

selalu.id - Kasus demam berdarah di sejumlah kawasan Surabaya meningkat, salah satunya di Rumah Sakit National Hospital.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Surabaya, ada 43 kasus demam berdarah di awal 2024 di Surabaya. Dari puluhan kasus tersebut, rata-rata warga yang terjangkit masih berusia di bawah 14 tahun.

Direktur Utama National Hospital dr Azwan Hakmi Lubis mengatakan bahwa memang ada peningkatan kasus di National Hospital sejak Januari lalu. Menurut catatan rekam medis National Hospital, ada 75 kasus.
Angka puluhan kasus tersebut dari rentang usia 0-64 tahun yang dirawat karena kasus demam berdarah,” kata dr Azwan saat ditemui di sela-sela pembagian takjil National Hospital (5/4/2024).

Dokter Azwan mengimbau kepada masyarakat agar tetap selalu waspada dalam kasus demam berdarah. Menurutnya, pencegahan dimulai dari rumah. Kebersihan saluran air hingga genangan air harus terus dipantau.
Sementara itu, dokter spesialis anak Achmad Yuniari Heryana SpA National Hospital mengungkapkan, dalam seminggu ini, dirinya merawat pasien demam berdarah anak sebanyak lima anak.

“Kasus DBD ini meningkat lagi. Dari yang ringan hingga bentuknya yang berat dari yang classic hingga dengue. Karena itu harus sudah mulai meningkatkan kewaspadaan,” terangnya.
Dia meminta kepada masyakat untuk tetap mengingat kebersihan rumah. Mulai dari menguras tempat penampungan air hingga mendaur ulang beberapa tempat yang bisa menjadi nyamuk demam berdarah berkembangbiak.

“Nyamuk demam berdarah ini Sukanya sama air yang bersih dan tidak mengalir,” imbuhnya.
Selain aktivitas menguras, mengubur, hingga mendaur ulang, dia juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa saat ini sudah ada vaksin demam berdarah. Vaksin tersebut bisa diberikan kepada anak usia 6 tahun hingga 45 tahun.

“Vaksin demam berdarah efektif untuk mencegah paparan demam berdarah. Untuk pasien yang sudah terkena demam berdarah juga direkomendasikan vaksin demam berdarah,” paparnya.

National Hospital terus mengedukasi masyarakat dengan berbagai cara terkait demam berdarah dan beberapa kasus penyakit lainnya. Salah satunya lewat berbagi takjil yang hari ini digelar. CEO National Hospital Ang Hoey Tiong mengungkapkan, pembagian takjil ini rutin dilakukan setiap tahun. Tahun ini, National Hospital menebar lebih kurang 5.000 takjil.

“Para keluarga besar National Hospital bahu membahu untuk mengumpulkan donasi dalam rangka pembelian takjil lalu dibagikan kepada pengendara. Di dlam takjil tersebut, kami memberikan semacam kartu ucapan Ramadhan beserta kalimat pengingat untuk terus hidup sehat,” terangnya.

Baca Juga: Kasus Meninggal karena DBD, DPRD Surabaya Desak Rumah Sakit Tak Tolak Pasien BPJS

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.