Senin, 02 Feb 2026 21:07 WIB

Tegas! Mensos Risma Datangi Rumah Pelaku Kekerasan Terhadap Anak di Situbondo, Begini Pertemuannya

  • Penulis : Ading
  • | Minggu, 31 Mar 2024 21:09 WIB
Mensos Risma saat berkunjung ke rumah pelaku kekerasan terhadap anak di Situbondo
Mensos Risma saat berkunjung ke rumah pelaku kekerasan terhadap anak di Situbondo

selalu.id - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini memberikan perhatian khusus pada kasus kekerasan orangtua terhadap anak balita di Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Ini merupakan bentuk kasih sayang Mensos Risma kepada warga agar mereka bisa hidup sejahtera.

Melalui pendekatan bertemu langsung dengan korban dan keluarga yang mempunyai masalah, Mensos Risma ingin memberikan curahan perhatian dan pendampingan guna mencarikan solusi atas masalah sosial yang dihadapi warga.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Kasus yang dipicu hubungan tidak harmonis antara suami dan istri tersebut berdampak pada anak mereka yang hidup dalam tekanan.

Bahkan salah seorang anak mereka yang berinisial K usia 2 tahun menjadi pelampiasan kemarahan ayah kandungnya yang tidak mendapatkan akses untuk membuka medsos istrinya yang menjadi TKW di Singapura. Sontak video kekerasan tersebut viral dan menjadi obyek pembicaraan masyarakat.

Kondisi tersebut ditemukan oleh tim scanning Kementerian Sosial. Menteri Sosial Tri Rismaharini pun menyempatkan diri untuk melihat langsung kondisi sang anak dan juga keluarganya.

Mensos Risma langsung bertemu dengan pelaku dan orang tua dari istrinya di dalam rumah sangat sederhana yang menjadi tempat tinggal mereka. Mensos Risma dengan suara bergetar meminta pelaku berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya dan melindungi anaknya.

"Saya minta kamu berjanji untuk tidak mengulangi lagi perbuatanmu. Saya tahu kejadian ini sudah diselesaikan tapi saya tidak mau berhenti disitu. Saya ingin kamu tidak ulangi dan saya juga akan kasih kesempatan buat bisa bekerja," ujar Risma.

Baca Juga: Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan

Risma juga menjanjikan akan memulangkan istri pelaku dari Singapura. Namun Risma minta agar kelak jika pulang mereka tidak bertengkar dan mengungkit masa lalunya. Diharapkan keduanya nanti bisa bekerja lewat pelatihan di Sentra milik Kemensos di Bali.

" Saya akan upayakan istri kamu bisa pulang dari Singapura. Berapapun biaya yang dikeluarkan saya akan tanggung. Tapi jangan mengulangi kesalahan dan mengungkit masa lalu. Kalian harus bisa bersama bekerja untuk anak-anak kalian " lanjut Mensos Risma.

Pelaku yang bernama Sandy tak bisa berkata-kata. Wajahnya tertunduk, bibirnya terkatup. Hanya sesekali kepalanya terangguk sebagai tanda setuju dengan langkah Mensos Risma untuk keluarganya. Bibirnya bergetar saaat mengucap terima kasih sembari tangannya merengkuh 2 bocah kecil buah hatinya, yang seringkali menjadi sasaran amarahnya.

" Terima kasih Ibu. Iya saya berjanji tidak akan mengulangi lagi " tuturnya lirih kepada Mensos Risma.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Meski kasus ini sudah ditangani oleh kepolisian setempat dan dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan, Kemensos tetap berupaya memberikan bantuan dan pendampingan.

Hasil asemen oleh Sentra Mahatmiya Bali milik Kemensos, kedua anaknya dalam kondisi baik. Sementara hasil pemeriksaan dari kepolisian terhadap pelaku, disimpulkan normal dan tidak mengalami gangguan jiwa. Hanya saja pengakuan warga sekitar pelaku dikenal mudah marah, Kondisi ekonomi juga menambah beban hidupnya sehingga emosinya menjadi labil.

Tidak hanya menjenguk, Mensos juga membawa bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi anak (korban) berupa nutrisi, perlengkapan kebersihan diri, diapers, boneka dan mainan. Mensos juga memberikan bantuan kepada kakek korban berupa sembako dan perlengkapan kebersihan diri.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.