Kamis, 03 Sep 2026 14:52 WIB

KPU Jatim Klaim Berhasil Tekan Angka Golput Pemilu 2024 hingga 15 Persen

Grafis angka golput di Jatim
Grafis angka golput di Jatim

selalu.id - Hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur (Jatim) pada Pemilu 2024 menunjukan angka golput di Jatim turun dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. Angka golput di Jawa Timur pada pemilu kali ini hanya ada sekitar 15 persen.

Hal itu ditegaskan Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jawa Timur, Nur Salam. Ia menyatakan jika dibandingkan dengan pemilu 2019 kemarin, angka golput di Jatim saat ini menurun drastis.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Nur Salam menyebut, jika dibandingkan pada Pemilu 2019, angka partisipasi masyarakat (parmas) hanya mencapai angka 82 persen, sedangkan pada Pemilu 2024 partisipasi masyarakat mencapai 84,93 persen.

KPU Jatim menyebutkan telah memberikan berbagai fasilitas pada Pemilu 2024 untuk menekan angka golput. KPU Jatim sudah memfasilitasi pemungutan suara di berbagai lokasi khusus, seperti rumah sakit, pondok pesantren, maupun lembaga pendidikan.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

"Kalau dibandingkan 2019, angka golput sekarang menurun. Angka golput sekarang 15 persen saja, sedangkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024 mencapai hampir 85 persen," jelasnya saat wawancarai selalu.id, Selasa (12/3/2024).

Menurutnya, penyebab angka golput di Jatim ada berbagai macam, di antaranya kurang tertariknya pada hal politik. Namun, data KPU Jatim sendiri menunjukkan partisipasi masyarakat mencapai 84,9 persen, artinya animo masyarakat Jatim untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) cukup besar.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Hal ini menunjukkan kesadaran berpolitik masyarakat untuk menyalurkan hak konstitusinya lebih tinggi. Kontribusi paling tertinggi dalam partisipasi masyarakat di Pemilu 2024 ialah di Mojokerto yang mencapai 87 persen.

Disinggung mengenai Pilkada mendatang, Nur Salam mengungkapkan, bahwa KPU Jatim saat ini tengah mulai fokus melakukan tahapan-tahapan jelang Pilkada mendatang. "Setelah ini, kami akan fokus pada tahapan-tahapan pilkada besok mas," tukasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.