Rabu, 04 Feb 2026 06:11 WIB

Gelar Tradisi Megengan di Grahadi, Pj. Gubernur Adhy Ajak Saling Memaafkan

Foto: Megengan di Grahadi
Foto: Megengan di Grahadi

selalu.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menggelar tradisi Megengan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/3) malam. Acara ini digelar untuk menjaga sekaligus merawat tradisi yang sudah ada sejak dahulu.

"Bulan Ramadan segera tiba, karenanya untuk menjaga tradisi yang sudah ada sejak dulu, maka malam ini kita menggelar megengan," ujarnya saat sambutan.

Tradisi Megengan, kata Pj. Gubernur Adhy, umum dilakukan masyarakat Jawa di akhir Bulan Sya'ban untuk menyambut datangnya Bulan Ramadan. Tradisi ini juga identik dengan salah satu jajanan tradisional yaitu kue apem.

"Apem sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu afuwwun yang artinya maaf, sehingga menjelang Ramadan ini kita diharapkan bisa saling memaafkan," katanya kepada selalu.id.

Selain itu, Adhy juga menyampaikan arti Megengan dalam Bahasa Jawa yakni  menahan. Oleh sebab itu ia berharap melalui tradisi ini mampu menjadi pengingat bagi semua agar dapat menahan berbagai godaan yang datang saat menjalankan ibadah puasa nanti.

"Kita harus bersiap diri menyambut Bulan Ramadan, semoga kita bisa menahan dari segala godaan di bulan puasa, mudah-mudahan kita dijauhkan dari segala bentuk perbuatan yang bisa menggugurkan ibadah puasa," tuturnya.

Lebih lanjut ia jelaskan, ketika Megengan juga digelar Khatmil Qur'an serta berkirim doa untuk sanak keluarga yang telah meninggal dunia. Banyak di antara umat muslim yang melakukan ziarah kubur ke makam saudara dan keluarga yang telah berpulang sebagai bagian dari tradisi ini.

Di momen ini, Pj. Gubernur Adhy pun mengajak semua memanfaatkan momen ini untuk saling memaafkan. Tujuannya agar semua memiliki hati yang bersih dalam menjalankan segala ibadah di bulan Ramadan.

"Mudah-mudahan kita dapat memanfaatkan ibadah puasa ini dengan baik, dan dapat meningkatkan iman dan taqwa," harapnya.

Di sisi lain, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan bahwa bersama jajaran Pemprov Jatim akan melaksanakan agenda Safari Ramadan. Menariknya, dalam pelaksanaanya nanti juga akan disertai dengan agenda operasi pasar murah.

"Kami ingin ini sejalan dengan bagaimana kita untuk mengatasi pengendalian inflasi maka seyogyanya setiap ada Safari Ramadan di titik di mana pun," tegasnya.

Di akhir,  Pj. Gubernur Adhy Karyono secara khusus menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa Bulan Ramadan 1445 Hijriah. Ia mendoakan supaya semua yang dijalankan saat bulan suci diberikan kemudahan sekaligus kesehatan yang terua dilipatgandakan.

"Selamat menjalankan ibadah puasa, Mudah-mudahan dengan acara ini kita berikan kekuatan kesehatan untuk bisa menjalankan ibadah puasa," tutupnya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.