Sabtu, 06 Jun 2026 02:57 WIB

Gelar Tradisi Megengan di Grahadi, Pj. Gubernur Adhy Ajak Saling Memaafkan

Foto: Megengan di Grahadi
Foto: Megengan di Grahadi

selalu.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menggelar tradisi Megengan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/3) malam. Acara ini digelar untuk menjaga sekaligus merawat tradisi yang sudah ada sejak dahulu.

"Bulan Ramadan segera tiba, karenanya untuk menjaga tradisi yang sudah ada sejak dulu, maka malam ini kita menggelar megengan," ujarnya saat sambutan.

Tradisi Megengan, kata Pj. Gubernur Adhy, umum dilakukan masyarakat Jawa di akhir Bulan Sya'ban untuk menyambut datangnya Bulan Ramadan. Tradisi ini juga identik dengan salah satu jajanan tradisional yaitu kue apem.

"Apem sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu afuwwun yang artinya maaf, sehingga menjelang Ramadan ini kita diharapkan bisa saling memaafkan," katanya kepada selalu.id.

Selain itu, Adhy juga menyampaikan arti Megengan dalam Bahasa Jawa yakni  menahan. Oleh sebab itu ia berharap melalui tradisi ini mampu menjadi pengingat bagi semua agar dapat menahan berbagai godaan yang datang saat menjalankan ibadah puasa nanti.

"Kita harus bersiap diri menyambut Bulan Ramadan, semoga kita bisa menahan dari segala godaan di bulan puasa, mudah-mudahan kita dijauhkan dari segala bentuk perbuatan yang bisa menggugurkan ibadah puasa," tuturnya.

Lebih lanjut ia jelaskan, ketika Megengan juga digelar Khatmil Qur'an serta berkirim doa untuk sanak keluarga yang telah meninggal dunia. Banyak di antara umat muslim yang melakukan ziarah kubur ke makam saudara dan keluarga yang telah berpulang sebagai bagian dari tradisi ini.

Di momen ini, Pj. Gubernur Adhy pun mengajak semua memanfaatkan momen ini untuk saling memaafkan. Tujuannya agar semua memiliki hati yang bersih dalam menjalankan segala ibadah di bulan Ramadan.

"Mudah-mudahan kita dapat memanfaatkan ibadah puasa ini dengan baik, dan dapat meningkatkan iman dan taqwa," harapnya.

Di sisi lain, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan bahwa bersama jajaran Pemprov Jatim akan melaksanakan agenda Safari Ramadan. Menariknya, dalam pelaksanaanya nanti juga akan disertai dengan agenda operasi pasar murah.

"Kami ingin ini sejalan dengan bagaimana kita untuk mengatasi pengendalian inflasi maka seyogyanya setiap ada Safari Ramadan di titik di mana pun," tegasnya.

Di akhir,  Pj. Gubernur Adhy Karyono secara khusus menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa Bulan Ramadan 1445 Hijriah. Ia mendoakan supaya semua yang dijalankan saat bulan suci diberikan kemudahan sekaligus kesehatan yang terua dilipatgandakan.

"Selamat menjalankan ibadah puasa, Mudah-mudahan dengan acara ini kita berikan kekuatan kesehatan untuk bisa menjalankan ibadah puasa," tutupnya.

Baca Juga: Kemiskinan di Jatim Kini Turun Signifikan, Berikut Rincian Lengkapnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.