Senin, 02 Feb 2026 22:54 WIB

Begini Penjelasan Polda Jatim Soal Ledakan di Markas Brimob Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Mar 2024 19:17 WIB
Foto: Suasana dalam Markas Brimob Surabaya pascaledakan
Foto: Suasana dalam Markas Brimob Surabaya pascaledakan

selalu.id - Kapolda Jawa Timur Irjen pol Imam Sugianto mengatakan bahwa ledakan bom mortir itu terjadi pada saat anggotanya sedang melakukan latihan di Markas Satuan Brimob, Subden Jibom Datasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim, Jalan Gresik Surabaya, Senin (4/3/2024).

Irjen Pol Imam menjelaskan ditempat tersebut itu sering dipakai latihan setiap hari oleh anggotanya. Saat kejadian itu 15 orang sedang latihan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Karena dari gudang untuk bahan peledak itu, ke tempat latihan, kebetulan anak buah kita ini ada 15 yang latian, latihan olah TKP pasca ledakan,” kata Irjen Imam, saat konferensi pers di lokasi kejadian.

Kata dia bahwa ledakan itu terjadi di tempat gudang penyimpanan sejumlah bahan peledak dan akan dimusnahkan.

“Bahan peledak itu terdiri dari beberapa barang temuan, bahan peledak seperti bondet, bahan peledak untuk bon ikan yang rencananya akan didisposal,” terangnya

Ia membeberkan isi gudang tersebut yakni ada black powder, serbuk petasan lebih 1 kg. Kata dia bahan itu digunakan tim penjinak bom (Jibom) untuk memusnahkan barang peledak.

“Digunakan tim Jibom, manakala kewilayahan menemukan atau menyita barang peledak atau temuan dari masyarakat atau temuan barang-barang lama yang tidak digunakan itu diserahkan ke Jiandak  kemudian dimusnahkan Dengan menggunakan bahan powder, blackpowder dan bahan peledak lain, serbuk arang dan potasium flotat,” terangnya.

Polda Jatim memastikan tidak adanya korban jiwa. Namun, sebanyak 10 anggotanya menjadi korban dan mengalami luka-luka karena terkena pecahan kaca saat ledakan bom mortir terjadi.

“Kita lihat tadi kaca-kaca pecah, efek itu semburat ke dalam kemudian mengenai anggota kita yang sedang di dalam ruangan, yang lima gak masalah,” kata Irjen Pol Imam,” jelasnya.

Kepolisian juga menyidik ledakan tersebut berasal di sekitar gudang. Saat ini pihaknya sednag mendata dampak ledakan tersebut termasuk rumah warga.

“Efek 20 meter itu terdampak salah satunya kantor kecamatan, kantor kodim, kaca termasuk datasemen pecah kaca, karena efek getaran yang kuat,”ujarnya.

“Sedang kita datakan, kita koordinasikan dengan pemilik, termasuk masyarakat, sedang kita datakan kalau ada rumah yang terdampak akan kita komunikasikan dan kita  perbaiki kembali,” pungkasnya.

Baca Juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.