Jumat, 05 Jun 2026 20:57 WIB

Begini Penjelasan Polda Jatim Soal Ledakan di Markas Brimob Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Mar 2024 19:17 WIB
Foto: Suasana dalam Markas Brimob Surabaya pascaledakan
Foto: Suasana dalam Markas Brimob Surabaya pascaledakan

selalu.id - Kapolda Jawa Timur Irjen pol Imam Sugianto mengatakan bahwa ledakan bom mortir itu terjadi pada saat anggotanya sedang melakukan latihan di Markas Satuan Brimob, Subden Jibom Datasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim, Jalan Gresik Surabaya, Senin (4/3/2024).

Irjen Pol Imam menjelaskan ditempat tersebut itu sering dipakai latihan setiap hari oleh anggotanya. Saat kejadian itu 15 orang sedang latihan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Karena dari gudang untuk bahan peledak itu, ke tempat latihan, kebetulan anak buah kita ini ada 15 yang latian, latihan olah TKP pasca ledakan,” kata Irjen Imam, saat konferensi pers di lokasi kejadian.

Kata dia bahwa ledakan itu terjadi di tempat gudang penyimpanan sejumlah bahan peledak dan akan dimusnahkan.

“Bahan peledak itu terdiri dari beberapa barang temuan, bahan peledak seperti bondet, bahan peledak untuk bon ikan yang rencananya akan didisposal,” terangnya

Ia membeberkan isi gudang tersebut yakni ada black powder, serbuk petasan lebih 1 kg. Kata dia bahan itu digunakan tim penjinak bom (Jibom) untuk memusnahkan barang peledak.

“Digunakan tim Jibom, manakala kewilayahan menemukan atau menyita barang peledak atau temuan dari masyarakat atau temuan barang-barang lama yang tidak digunakan itu diserahkan ke Jiandak  kemudian dimusnahkan Dengan menggunakan bahan powder, blackpowder dan bahan peledak lain, serbuk arang dan potasium flotat,” terangnya.

Polda Jatim memastikan tidak adanya korban jiwa. Namun, sebanyak 10 anggotanya menjadi korban dan mengalami luka-luka karena terkena pecahan kaca saat ledakan bom mortir terjadi.

“Kita lihat tadi kaca-kaca pecah, efek itu semburat ke dalam kemudian mengenai anggota kita yang sedang di dalam ruangan, yang lima gak masalah,” kata Irjen Pol Imam,” jelasnya.

Kepolisian juga menyidik ledakan tersebut berasal di sekitar gudang. Saat ini pihaknya sednag mendata dampak ledakan tersebut termasuk rumah warga.

“Efek 20 meter itu terdampak salah satunya kantor kecamatan, kantor kodim, kaca termasuk datasemen pecah kaca, karena efek getaran yang kuat,”ujarnya.

“Sedang kita datakan, kita koordinasikan dengan pemilik, termasuk masyarakat, sedang kita datakan kalau ada rumah yang terdampak akan kita komunikasikan dan kita  perbaiki kembali,” pungkasnya.

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.