Jumat, 06 Nov 2026 15:00 WIB

Khofifah Minta Masyarakat Jatim Tidak Golput dan Menghargai Perbedaan

Mantab Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
Mantab Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 yang telah berakhir masa jabatan terhitung hari ini, Selasa (13/2/2024), Khofifah Indar Parawansa mengimbau seluruh masyarakat Jawa Timur untuk tidak golput dan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan pada besok hari Rabu (14/2/2024).

Menurutnya, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan serta kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi dalam Pemilu 2024, kata dia, tidak sekadar memilih Presiden dan Wakil Presiden, namun juga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, kota dan kabupaten.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI

"Jangan lupa besok, Rabu (14/2/2024) datang berbondong-bondong ke TPS untuk menyalurkan hak pilih. Jangan golput, karena masa depan Indonesia ada ditangan kita semua," ungkap Khofifah saat ditemui di Kediaman Jemursari, Kota Surabaya, Selasa (13/2/2024).

"Pemilu 2024 ini menjadi momentum penting bagi bangsa ini untuk menentukan arah dan masa depannya.

Khofifah pun mengajak masyarakat untuk menciptakan suasana pemilu yang kondusif dan damai dengan menghargai dan menghormati perbedaan pilihan politik setiap individu. Menurutnya, masyarakat tidak perlu terjebak dalam perdebatan yang tidak produktif di media sosial.

Baca Juga: Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

"Kita semua juga harus menghormati perbedaan pilihan di antara teman, tetangga, keluarga, saudara, dan kolega. Jangan sampai putus silaturahmi hanya karena beda pilihan" imbuhnya.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan bahwa Provinsi Jawa Timur merupakan lumbung suara dan menjadi barometer politik nasional. Jawa Timur, tambahnya, juga menjadi tolok ukur keberhasilan pemilu.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Maka dari itu, Khofifah berharap pelaksanaan pemilu 2024 di Jawa Timur dapat terlaksana dan berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya kejadian yang tidak diinginkan. Khofifah mengimbau masyarakat untuk menghindari dan menahan diri dari segala bentuk provokasi guna terhindar dari potensi konflik.

"Semoga pemilu serentak ini bisa berjalan dengan rukun, aman, dan damai. Mari menjaganya bersama-sama dan setiap langkah positif yang diambil akan membawa dampak positif juga bagi semuanya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Nasdem Setuju Pemprov Sisihkan Dana 600 Miliar Lewat Skema Dana Ditanggung Bersama

Pengumpulan dana dilakukan bertahap selama 3 tahun anggaran.

DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

selalu.id — Anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur mitigasi bencana Gunung Semeru, m

Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Infrastruktur tersebut dirancang mengalirkan debit air hingga 23 meter kubik per detik.

DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi D DPRD Surabaya saat membahas RAPBD 2027 bersama jajaran OPD.

Antisipasi Bencana, Sidoarjo Perkuat Kesiapsiagaan di 4 Kecamatan

BPBD Sidoarjo mencatat sedikitnya 13 hingga 14 desa di sejumlah kecamatan masuk dalam wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih se

Top 5 Berita: Pencegahan Korupsi hingga BSU 900 Ribu

Pembaca banyak tertarik pemberitaan pemerintahan, peristiwa dan hukum kriminal.