Jumat, 05 Jun 2026 04:00 WIB

Menaker Ida Fauziyah Dukung HKI Jatim Bangun SMK Industri untuk Redam Pengangguran

SMK Mitra Industri
SMK Mitra Industri

selalu.idSMK Mitra Industri Jawa Timur akan didirikan dalam waktu dekat. Sekolah yang nantinya diharapkan bisa menjadi jawaban atas tantangan ketersediaan tenaga kerja ini bakal didirikan oleh Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Wilayah Jawa Timur (Jatim).

Untuk mendapatkan gambaran pendirian sekolah ini pengurus Himpunan Kawasan Industri (HKI) Jawa Timur pada pekan lalu mengadakan benchmark ke SMK Mitra Industri MM2100, yang berdiri di Kawasan Industri MM2100 di Bekasi, Jawa Barat.

Wakil Ketua Bidang Kemitraan dan Hubungan Kelembagaan International HKI yang juga Direktur Operasi PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan kunjungan ini terasa istimewa karena Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah bersama Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi dan Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Aggoro Putri sangat memberi perhatian dengan turut hadir secara langsung. Bahkan Menaker Ida Fauziyah ingin agar di Jawa Timur bisa segera ada SMK Mitra Industri seperti yang ada di Kawasan Industri MM2100.

"Kami menyambut baik keinginan Ibu Menteri. HKI Jatim siap mendorong lahirnya SMK Mitra Industri. Pada kesempatan pertama adalah menciptakan iklim pendidikan termasuk didalamnya kurikulum yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri saat ini dengan SMK yang sudah ada. Kedepan, kami dorong seluruh kawasan industri yang tergabung di HKI Jatim untuk membantu menyiapkan lahan untuk replikasi SMK Mitra Industri milik Kawasan Industri MM2100 tersebut. Untuk SIER, besar kemungkinan akan kami letakkan di PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) yang merupakan kawasan industri di bawah manajemen SIER," ujar Lussi.

Menurut dia, keberadaan SMK Industri ini sangat dibutuhkan. Sebab SMK yang sudah ada masih dirasa belum bisa menjawab sepenuhnya kebutuhan industri. Masih banyak lulusan yang belum sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, terutama tentang pembangunan karakter pribadi yang membutuhkan disiplin dan integritas sesuai iklim kerja.

Menaker Ida Fauziyah, mengatakan sekitar 12 persen pengangguran di Indonesia, saat ini didominasi oleh lulusan sarjana dan diploma. Menurutnya, besarnya jumlah pengangguran dari lulusan perguruan tinggi ini disebabkan tidak adanya link and match antara perguruan tinggi dengan pasar kerja.

"Kita masih punya PR (Pekerjaan Rumah) bahwa jumlah pengangguran lulusan sarjana dan diploma masih di angka 12 persen karena tidak adanya link and match. Kelompok yang bekerja sebagian berpendidikan SMP ke bawah, justru yang menganggur lulusan SMK, diploma dan sarjana,” jelas Ida usai memberi pengarahan di depan Pengurus HKI Jatim saat kunjungan di SMK Mitra Industri MM2100.

Sementara itu Ketua Yayasan Mitra Industri Mandiri, H. Darwoto, sebagai pengelola SMK Mitra Industri MM2100 menyambut baik niatan HKI Jatim untuk mereplikasi. SMK Industri ini, lanjut Darwoto, bisa menjadi jawaban bonus demografi yang akan terjadi ledakan pada lima tahun yang akan datang. Diprediksi lima tahun lagi jumlah pekerja akan meledak, sementara jumlah pekerjaan jika tidak banyak akan menjadi masalah serius.

Darwoto mengatakan, saat ini SMK Mitra Industri MM2100 telah direplikasi di Pati, Jawa Tengah. Sekolah ini diberi nama SMK Mitra Industri 02. “Ibu Menaker ingin ada SMK Mitra Industri 03 di Jawa Timur. Dan HKI Jatim juga siap mendorong terwujudnya hal tersebut, penyusunan kurikulum, pengajar, dan kesesuaian laboratorium praktek juga akan dipandu oleh industri-industri di kawasan, bukan hanya link and match tapi juga match and link,” tegas Darwoto yang juga Wakil Ketua HKI ini.

Di SMK Mitra Industri MM2100 memiliki beberapa program keahlian. Yakni: teknik elektronika industri, teknik sepeda motor, teknik instalasi tenaga listrik, teknik kendaraan ringan, teknik pemesinan, akuntansi, perhotelan, and teknik kimia industri. Setiap program keahlian, ada beberapa spesialisasi yang bisa dipilih siswa.

“Di sekolah ini juga menerapkan enam bahasa. Selain Indonesia, ada Bahasa Cina, Jepang, Jerman, Belanda, and Inggris,” jelas Darwoto.

HKI Jatim saat ini, kata Darwoto, terus melakukan penjajakan dan membuat konsep seperti apa nantinya SMK Industri ini. Jika penjajakan dan konsep itu sudah jadi, akan menyosialisasikannya kepada para tenant. “Yang pasti, Ibu Menteri ingin SMK Industri ini bisa segera terbangun di Jawa Timur,” tandasnya.

Baca Juga: SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.