Minggu, 06 Sep 2026 06:24 WIB

Wali Kota Eri Khawatir Warga Tak Siap Parkir Pakai Qris

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Jan 2024 14:59 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id -  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan Pemerintah Kota akan melakukan uji coba terkait penerapan pembayaran parkir non tunai melalui aplikasi uang elektronik milik pemerintah yakni Qris.

Kebijakan ini untuk bertujuan untuk menaikkan pendapatan parkir secara jelas dan transparan serta menghindari kebocoron Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir, akan bisa diketahui secara pasti jumlahnya.

“Nanti kita lihat dan berharap dan Qris bisa mengurangi (jukir liar), kita akan tahu sebenarnya berapa (Jukir) dapatnya, berapa kekurangannya. Nah, dengan non-tunai itu kita bisa mengetahui pendapatan (retribusi parkir) aslinya seperti apa,” kata Eri, Senin (29/1/2024).

Saat ini pembayaran non tunai itu sudah diterapkan di dua lokasi yakni di Taman Bungkul dan di Balai Kota Surabaya. Meski begitu, nantinya penerapan bayar parkir non tunai akan di mulai per 1 Februari 2024 di seluruh titik parkir Tepi Jalan Umum (TJU).

Namun Eri mengaku dirinya khawatir dengan persiapan warga Surabaya dengan kebijakan pembayaran parkir ini. Lantaran, tak semua warga mempunyai e-banking ataupun Qris.

“Tapi saya juga pingin tahu dengan penerapan Qris ini, warga siap apa enggak. Saya khawatir enggak siap,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Surabaya ini, tak semua warga paham dengan pembayaran non tunai atau gaptek dengan teknologi bayaran. Misal warga seperti  tak memiliki aplikasi E-banking atau E-money.

“Kita coba kalau enggak siap non tunai diganti pakai Vocher atau kita akan buka lagi bayar pakai duit atau sak karep e (terserah pakai dua-duanya) atau vocher,” jelasnya.

Oleh karenanya, lanjut Eri, Pemkot Surabaya akan menerapkan alternatif lain yakni non tunai melalui Vocher.

“Nanti kota lihat tanggal 1 Februari pakai ini (Qris) semuanya. Nanti lihat ada enggak yang pakai uang,  (kalau ada) berarti evaluasine,” tuturnya.

“Saya harus menjaga perasaan jukir yang dikatakan enggak jujur. Tapi saya ingin buktikan kalau pingin kota dengan kejujuran ya siap dengan non tunai,” pungkasnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.