Jumat, 06 Nov 2026 11:28 WIB

PLN Sigap Pulihkan Pasokan Listrik Terdampak Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

PLN siaga pulihkan pasokan listrik
PLN siaga pulihkan pasokan listrik

selalu.id - Cuaca ekstrem yang mulai melanda di berbagai daerah di Jawa Timur juga berdampak pada keandalan pasokan kelistrikan kepada pelanggan. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bergerak cepat memulihkan jaringan listrik sekaligus mengamankan instalasi kelistrikan di daerah terdampak pada awal tahun 2024 ini.

General Manager PT PLN UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo menjelaskan, beberapa daerah yang mengalami gangguan jaringan kelistrikan akibat cuaca ekstrem ini antara lain Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pasuruan dan Kota Surabaya.

"Kami telah menyiapkan ratusan personel untuk siap siaga bergerak cepat mengamankan jaringan kelistrikan yang terdampak cuaca ekstrem. Tidak hanya personel, kami juga menyediakan perlengkapan pendukung dengan jumlah yang cukup untuk mempercepat penormalan pasokan listrik," ujar Agus kepada selalu.id di Surabaya, Jumat (26/1/2024).

Selain itu, Agus juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi aktif dengan stakeholder terkait seperti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Probolinggo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta unsur dinas terkait sebagai upaya preventif terhadap dampak dari cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

Seperti diketahui, di Kabupaten Probolinggo, hujan disertai angin kencang menyebabkan 6 (enam) tiang listrik Tegangan Menengah roboh (09/01/2024) lalu. Hal ini berdampak pada terganggunya suplai listrik untuk 14.668 pelanggan yang tersebar di 3 (tiga) desa. PLN  menerjunkan beberapa Tim Korektif untuk mempercepat perbaikan mengingat medan yang cukup sulit dan tidak dapat diakses oleh alat berat.

Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Kecamatan Pandaan, sebanyak 90 trafo yang menyuplai listrik untuk 10.374 pelanggan di Desa Arjosari, Desa Tawangsari, Desa Baran dan Desa Karanbangkal juga mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem (19/01/2024) lalu.

Menindaklanjuti prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait adanya peningkatan cuaca ekstrem, Agus juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati hati.

"Jika masyarakat menemukan kondisi berbahaya seperti pohon/spanduk/baliho yang roboh mengenai jaringan listrik PLN, mohon untuk tidak langsung melakukan evakuasi/pemotongan pohon sendiri karena sangat berpotensi bahaya. Segera laporkan kepada kami melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123," tegas Agus.

Oleh karena itu, PLN akan tetap siaga selama masa cuaca ekstrem ini seperti dilansir dari https://www.bmkg.go.id/, BMKG memperkirakan kondisi hujan intensitas sedang hingga lebat diserta petir dan angin kencang sesaat di Jawa Timur ini akan terjadi hingga 27 Januari 2024.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Bencana, Sidoarjo Perkuat Kesiapsiagaan di 4 Kecamatan

BPBD Sidoarjo mencatat sedikitnya 13 hingga 14 desa di sejumlah kecamatan masuk dalam wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih se

Top 5 Berita: Pencegahan Korupsi hingga BSU 900 Ribu

Pembaca banyak tertarik pemberitaan pemerintahan, peristiwa dan hukum kriminal.

Putra Sang Fajar FC Resmi Diluncurkan, Warisi Api Perjuangan Bung Karno lewat Sepak Bola

Direktur PSF FC, Ronny Talapessy, menjelaskan, kehadiran PSF FC menjadi bagian dari kesinambungan semangat yang sebelumnya dibangun.

Gunung Bromo Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Waspada

Tinggi kolom abu erupsi sekitar 500 M di atas puncak atau sekitar 2.829 M di atas permukaan laut (Mdpl). Warga dan wisatawan diminta waspada.

HP Luncurkan Laptop AI PC Daya Tinggi, Berikut Harga dan Spesifikasinya

Perangkat ini menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan laptop yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga mendukung gaya hidup dan estetika visual modern.

Kemnaker Salurkan BSU Rp900 Ribu Mulai November 2026, Ini Syarat Lengkap Penerimanya

Kemnaker mengimbau seluruh pihak pemberi kerja untuk melaporkan data upah dan kepesertaan pekerja secara jujur dan akurat.