Selasa, 21 Jul 2026 03:12 WIB

Keren! Surabaya Peringkat Satu, Kota Gemar Membaca se-Jawa Timur

  • Penulis : Redaksi
  • | Senin, 22 Jan 2024 07:46 WIB
Perpustakaan Surabaya
Perpustakaan Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kegemaran membaca atau minat baca bagi warga Kota Pahlawan. Alhasil, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) tahun 2023 di Surabaya tertinggi se-kabupaten/kota di Jawa Timur.


Kepala Dispusip Surabaya Mia Santi Dewi menjelaskan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) warga Surabaya di tahun 2023 tertinggi dibanding kabupaten dan kota di Jawa Timur. Nilai TGM Surabaya tahun 2023 sebesar 80,3 poin, satu-satunya kota yang dinilai masuk kategori TGM “Sangat Tinggi”.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus


“Ini menunjukkan bahwa berbagai upaya yang sudah kita lakukan untuk terus meningkatkan minat baca dan kegemaran membaca warga berhasil,” kata Mia di Balai Kota Surabaya, Kamis (18/1/2024).
Selain itu, survei dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur itu juga menunjukkan bahwa durasi membaca atau lama waktu yang dihabiskan untuk membaca setiap harinya, Surabaya lagi-lagi berada pada level “sangat tinggi”, yaitu kurang lebih 3 jam. Padahal, rata-rata membaca warga Jawa Timur hanya di kisaran 1 jam hingga 1 jam 59 menit. “Artinya di sini, tingkat durasi membaca warga Surabaya sudah di atas rata-rata,” kata dia.


Menurut Mia, sejumlah fasilitas yang biasanya dimanfaatkan warga Surabaya untuk membaca adalah perpustakaan, Taman Baca Masyarakat (TBM) dan mobil keliling atau perpustakaan keliling. Tak heran jika tingkat kunjungan ke perpustakaan dan TBM itu selalu tinggi setiap bulannya.


“Kunjungan tertinggi pada tahun 2023 pada bulan Maret, angkanya mencapai 84.882 pengunjung. Sedangkan total pengunjung selama tahun 2023 sebanyak 824.790 pengunjung. Angka ini tentunya sesuai dengan TGM dan durasi membaca yang tertinggi di Jawa Timur,” tegasnya.


Mia juga menjelaskan berbagai strategi untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang dilakukan sejak anak usia dini. Salah satunya adalah dengan Wisata Buku. Program ini mengenalkan perpustakaan ke anak-anak dengan image baru.


Lewat dua perpustakaan yang dikelola pemkot, yaitu Perpustakaan di Balai Pemuda dan Perpustakaan di Rungkut Asri Tengah, anak-anak bisa mengakses berbagai kegiatan menarik, mulai dari mendapatkan informasi, pendidikan, hingga wisata ini sekaligus.

"Kalau ngomong perpustakaan, nggak hanya membayangkan rak buku. Namun kita juga kemas dalam Edutainment," kata Mia.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?


Dengan berkonsep menarik, aktivitas di perpustakaan bukan sekadar mengisi waktu luang, namun menjadi tujuan utama anak-anak. Misalnya ketika pulang sekolah, anak-anak punya tujuan utama ke perpustakaan.


“Mengajak datang ke perpustakaan menjadi bagian awal untuk mengenalkan buku kepada anak. Kalau anak-anak sudah menjadikan perpustakaan sebagai tujuannya, baru setelah itu kita upayakan mereka semakin gemar membaca," ujarnya.


Layaknya tempat wisata, pada siswa usia dini diajak untuk bermain sambil belajar. Misalnya anak TK, dibuatkan kartu perpustakaan. “Jadi, mereka datang, tap kartu. Di perpustakaan, mereka juga kami belajar sambil ice breaking," katanya.


Selain Perpustakaan, masyarakat Surabaya juga bisa mengakses buku di Taman Baca Masyarakat (TBM) dan pojok baca yang ada di balai RW, kelurahan, dan spot lainnya. Di Surabaya, sudah ada sekitar 500 TBM dan 400 pojok baca yang juga bisa menjadi jujugan mencari buku menarik.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi


“Jenis buku yang paling banyak diminati adalah buku cerita hingga informatika sederhana. Bukunya dari kita (Pemkot). Setiap 3 bulan, ada sirkulasi buku. Kita sesuaikan dengan buku yang paling diminati," katanya.


Saat ini, Dispusip ingin meningkatkan minat baca buku di TBM. Strateginya, menyiapkan berbagai kegiatan di TBM. "Tidak hanya menjadi tempat buku. Ini sudah kami lakukan," katanya.


Bukan sekadar membaca, anak juga diajak belajar menulis. Artinya, ini tingkatkan pelayanannya. Di sana ada kelas numerik, membantu membahas PR, kelas fotografi, hingga belajar mendongeng.

“Bahkan, beberapa ada yang belajar menulis buku," kata Mia.
Dari hasil tulisan para anak, dikumpulkan dalam satu buku. Ada beberapa antologi cerpen yang dihasilkan dari anak di TBM. Juga ada kompetensi mendongeng. “Mereka bisa tampil mendongeng dan lomba antar kecamatan, sehingga semakin menarik minat mereka untuk terus gemar membaca," pungkasnya. (ADV)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.