Rabu, 22 Jul 2026 14:46 WIB

Pelajari Hacker Legal, Sistekin Untag Surabaya Ajak Mengasah Keterampilan Berteknologi

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 20 Jan 2024 17:15 WIB
Sistekin Untag
Sistekin Untag

selalu.id - Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya bersama dengan PT. Bukan Sekedar Air (BUKADIR) dan PT. Tujuh Delapan Sembilan NET (Jatayu), suskes berkolaborasi dalam penyelenggaraan Hacker Fest 2024, Sabtu (20/1/24) di Ruang Auditorium Lt.6 Gedung R.Ing Soekonjono Untag Surabaya.

Workshop Hacker Fest merupakan begian dari rangkaian acara Indonesia Digital Fest (INDIFEST) 2024 yang diinisiasi oleh BUKADIR dan Jatayu dengan tema ‘Digital For Unity, Unity For Nusantara’. Hacker Fest 2024 dibuka oleh Antonius Ambar Widodo, Ketua Pelaksana INDIFEST 2024 sekaligus Direktur BUKADIR dan Jatayu.

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM


“Kegiatan kita di sini bukan hanya sebagai peserta, melainkan juga sebagai agen perubahan positif dalam dunia teknologi di Indonesia. Kita sedang membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai dunia hacking, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keamanan digital,” tukas Ambar (20/1).


Turut hadir Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA menekankan bahwa Prodi Sistekin Untag Surabaya menjadi wadah perubahan dalam era digitalisasi. Prodi ini memberikan bekal kepada masyarakat terkait praktik ethical hacking yang positif.


‘Di Indonesia, teknologi dan proses bisnis berkembang pesat, karena saat ini adalah era digitalisasi. Oleh sebab itu, kita menyediakan Prodi Sistekin, dan hari ini mengadakan seminar tentang ethical hacking. Artinya, bahwa tidak semua hacker jelek, ada sisi positifnya. Kita mendidik para hacker-hacker, semoga mereka memiliki etika yang baik dan membuat psikologi yang lebih baik,” jelas Prof. Mulyanto (20/1/24).


Sesuai dengan tema ‘Digital For Unity, Unity For Nusantara’ atau Digital Untuk Persatuan, Persatuan Untuk Nusantara, workshop ini dihadiri oleh 220 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum yang berasal dari seluruh Indonesia, seperti Surabaya, Bali, Banda Aceh, NTT, Bangkalan, Blitar, Gresik, Sidoarjo, Jember, Jombang, Kediri, Madiun, Malang, dan daerah-daerah lainnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J. Subekti., S.H., M.M dalam sambutannya, menjelaskan pentingnya peran teknologi informasi sebagai penunjang kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Indonesia terdiri dari ribuan pulau, termasuk pulau-pulau kecil yang belum diberi nama. Untuk menjaga kesatuan NKRI, diperlukan suatu komunikasi yang lebih baik. Hadirnya teknologi informasi sangat bermanfaat dan memberikan sumbangsih positif untuk pertahanan, keamanan, dan kemajuan NKRI,” tandas Ketua YPTA Surabaya Bambang DH, Pembina YPTA Surabaya sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI, turut memaparkan bahwa terdapat tiga fenomena dunia yang tidak dapat dibendung oleh negara manapun, yaitu demokratisasi, lingkungan, dan digitalisasi.


“Digitalisasi mempermudah pekerjaan manusia saat ini. Oleh karena itu bagaimana cara menyatukan anak-anak muda yang memiliki kemampuan lebih di bidang keamanan, sehingga kita dedikasikan untuk NKRI. Kita boleh melahirkan teknologi, tapi jangan menjadi budak teknologi. Semoga tercipta kesamaan pandang dalam hal etika dan hukum sebagai pedoman kita, sehingga kita dapat berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.” jelas Bambang DH
Dilanjutkan dengan penyampaian pokok gagasan Hacker Fest oleh Keynote Speaker Hacker Fest 2024, Supangat, M.Kom., Ph.D., ITIL., COBIT., CLA, Direktur Sistem Informasi YPTA Surabaya

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag


“Secanggih apapun developer bekerja, pasti ada celah terlewati. Peran kita harus mampu menemukan sebuah kerentanan sistem. Eksploitasi hal positif, bukan negatif. Ethical hacking, mudahnya adalah sebuah penetration testing atau pen testing, yaitu proses dimana kerentanan sistem diperbaiki untuk memastikan keamanan sistem berjalan dengan baik. Hal ini berbicara tentang legalitas, bukan ilegal. Etchical hacking bicara tentang white hat hacker. Seluruh aktifitas yang kita lakukan harus ada ijin secara formal,” jelas Direktur DSI YPTA tersebut.


Materi Workshop Hacker Fest disampaikan oleh Komunitas Surabaya Hacker Link dalam dua sesi, yang terdiri dari demonstrasi atau penyampaian teori serta workshop. Peserta akan diajak langsung untuk berlatih melalui perangkat lunak pada laptop masing-masing.
Yusrida Muflihah, Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistekin Untag Surabaya, berharap bahwa melalui Workshop Hacker Fest ini, peserta dapat memperoleh pengalaman, motivasi, dan dukungan untuk mencapai pembelajaran yang lebih baik.

“Saya selaku Kaprodi Sistekin bangga menjadi bagian dari kegitan ini. Hal ini merupakan wujud dari komitmen kita bersama dalam budaya dan mendukung capaian pembelajaran. Kami berharap dari sini dapat menambah pengalaman motivasi dan pengetahuan mengenai ethical hacking,” tutup Yusrida

Editor : Ading
Berita Terbaru

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.