Rabu, 22 Jul 2026 20:12 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkot Surabaya Gelar Imunisasi Polio Gratis di Puskesmas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jan 2024 10:17 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio pada 15 Januari 2024 mendatang. Imunisasi ini dilakukan untuk melindungi perkembangan dan kesehatan anak-anak di Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024 dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah secara serentak sebanyak 2 putaran.

“Sasaran imunisasi Polio, yaitu semua anak usia 0-7 tahun (7 tahun 11 bulan 29 hari), tanpa memandang status imunisasi sebelumnya,” kata Nanik, Senin (8/1/2024).

Nanik menjelaskan, pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: IM.02.03/Menkes/1051/2023 Tentang Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) dalam Rangka Penanggulangan KLB Polio cVDPV2 dilaksanakan sebanyak 2 (dua) putaran.

“Putaran pertama mulai 15 – 21 Januari 2024, sedangkan putaran kedua dimulai pada 19-25 Februari 2024. Jika berdasarkan kajian epidemiologi masih ditemukan risiko penularan, maka dapat dilakukan Pekan Imunisasi Nasional putaran berikutnya atau mop-up (kegiatan) di beberapa wilayah,” jelasnya.

Ia menerangkan, imunisasi tersebut dapat memberikan perlindungan tambahan pada sistem kekebalan tubuh dari penyakit Polio. Selanjutnya, dapat mengurangi risiko penularan, menurunkan tingkat penularan dari satu orang ke orang lainnya, serta mengurangi dampak berat atau komplikasi saat terserang virus Polio.

Nantinya, masyarakat dapat mengakses layanan Pekan Imunisasi Nasional di Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel), Posyandu, Balai RT/RW, Pendopo Kelurahan, Tempat Penitipan Anak (TPA)/Day Care, Pondok Pesantren (Ponpes), Satuan Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, dan SD/Sederajat.

“Pelaksanaan imunisasi ini merupakan program pemerintah yang tidak dipungut biaya atau gratis. Ini juga menjadi salah satu strategi Pemkot Surabaya dalam melakukan upaya dan memfasilitasi masyarakat agar lebih mudah mengakses layanan imunisasi Polio hingga tingkat RW maupun di sekolah,” terangnya.

Ia lantas melanjutkan, bagi anak yang belum sekolah bisa mendatangi pos imunisasi tingkat RW di masing-masing wilayah. Sedangkan bagi anak yang sudah sekolah, pelaksanaan imunisasi akan dilakukan di masing-masing sekolah.

“Untuk pelaksanaan di Kota Surabaya akan mengoptimalkan upaya kolaborasi pentahelix dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.