Selasa, 03 Feb 2026 22:21 WIB

Pemprov Jatim Launching Tiga Wisata Baru Tahura Raden Soerjo

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id - Pemerintah Jawa Timur melalui Gubernur bersama Sekretaris Daerah Jatim dan Kepala Dinas Kehutanan Jatim, saat ini telah meluncurkan Rencana Pengembangan Wisata Tahura Raden Soerjo yang meliputi Wisata Pemandian Air Panas, Air Terjun Watu Ondo dan Panorama Petung Sewu.

Pada kesempatan yang sama, sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan Piagam Penghargaan kepada kepada Kapolres Pasuruan, Dandim 0819 Pasuruan, Kalaksa BPBD Prov. Jatim, Kalaksa BPBD Kab. Pasuruan, Kalaksa BPBD Kab. Mojokerto, Kalaksa BPBD Kab. Malang, Kalaksa BPBD Kota Batu, dan Ka. Dinas Sosial Kota Batu.

Kemudian Pimpinan Taman Safari Indonesia Prigen, dan 9 Kepala Desa yakni Kades Sumberbrantas, Kades Claket, Kades Kemiri, Kades Ngembat, Kades Dilem, Kades Padusan, Kades Cembor, Kades Ketapanrame, dan Kades Dayurejo.

"Pesan saya pengembangan wisata ini tidak boleh mengurangi daya dukung alam dan lingkungan. Mari bersama-sama kita jaga dan rawat alam kita," ungkapnya kepada selalu.id sembari berharap, Minggu (24/12/2023).

Hal tersebut dilakukannya, sebagai bentuk dukungan Pemprov Jatim untuk pengendalian kebakaran hutan (Dalkarhut), Gubernur Jatim yang notabenenya mantan Mensos ini juga memberikan bantuan Peralatan Dalkarhut berupa 6 pompa air portable, 4 gergaji mesin, 4 pemotong rumput, 2 unit mobil operasional yang diserahkan kepada Kepala Dinas Kehutanan Jatim.

"Dan sebanyak 4 unit motor operasional yang diserahkan kepada Kepala UPT Tahura Raden Soerjo. Selain itu, kami berikan juga 265 paket perlengkapan berupa rompi, topi, dan sepatu, 1000 paket sembako," jelas Khofifah merinci.

Pada acara tersebut, Gubernur Khofifah dan Sekdaprov Adhy turut serta menanam pohon cemara dan meninjau beragam stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Prov Jatim Jumadi menyampaikan bahwa dalam rangka pemulihan pasca kebakaran hutan di wilayah Tahura R. Soerjo (Gunung Arjuno) dilakukan upaya pemulihan melalui Gerakan 1 Pohon untuk Arjuno yang disebarluaskan melalui akun instagram Tahura R. Soerjo.

Jumadi juga menyampaikan, bahwa ada keinginan Gubernur Khofifah untuk SDM pengelola kehutanaan memiliki kemampuan pada pengelolaan sektor wisata khususnya di Tahura R. Soerjo.

"Maka dengan hormat hari ini, Ibu Gubernur bisa melaunching tiga objek wisata di Tahura R. Soerjo dengan nilai Rp. 50 miliar. Tiga titik tersebut ialah Pemandian Air Panas Cangar, Panorama (Pemandangan) Petung Sewu, dan Wisata Air Terjun Watu Ondo yang memungkinkan wisatawan mudah untuk menikmati objek tersebut," jelasnya.

Meski begitu pihaknya juga berharap kawasan ini selalu tetap terjaga dan juga diharapkan mampu memperkuat konservasi sekaligus memberi manfaat pada masyarakat luas.

Baca Juga: Jatim Terima Alokasi 1,5 Juta Dosis Vaksin PMK, 453 Ribu Sudah Tersalurkan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.