Selasa, 21 Jul 2026 04:42 WIB

BKKBN Ajak Masyarakat Proaktif Akselerasikan Penurunan Angka Stunting di Jawa Timur

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra Maria Ernawati MM
Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra Maria Ernawati MM

selalu.id - Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra Maria Ernawati MM, ajak seluruh elemen masyarakat berupaya serius untuk akselerasi penurunan angka stunting di wilayah Jawa Timur. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan pers.

Dijelaskannya, bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor kemiskinan, tetapi juga libatkan faktor budaya, pola asuh, dan sanitasi. "Di Jawa Timur, kasus stunting masih signifikan di Jember, Bondowoso, dan Situbondo. Namun, di Kota Surabaya, angka stunting turun menjadi 4,8 persen," kata Maria kepada selalu.id, Jumat (22/12/2023).
 
Pihaknya optimis upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Timur dapat berhasil jika dilakukan secara kolaboratif. Selain itu, Ia pun ajak seluruh pihak untuk ikut berperan dalam upaya tersebut.

"Kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk akademisi dan pers. Untuk itu kami tetap optimis dengan upaya yang dilakukan, akan terjadi penurunan signifikan jika saling kolaborasi dan merangkai ide positif bersama-sama," tegasnya.

Meskipun demikian, Maria menyebut jika target penurunan angka stunting di Jawa Timur pada tahun 2024 adalah 14%. Artinya, estimasi target di tahun ini adalah 16%. "Tahun kemarin masih di 19,2 persen, jadi kita doakan sama-sama tahun ini bisa turun 16 persen," paparnya.

Sementara itu, Maria juga mengajak masyarakat lapis bawah hingga jajaran perangkat daerah turut serta berperan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Timur. Hal itu dikarenakan, perlu adanya kolaborasi positif dan strategi bersama dengan berbagai instansi, termasuk pemerintah daerah, perguruan tinggi dan insan pers.

"Kita harus jitu tentukan sasaran itu dengan pas. Kalau memang sasaran tembak keluarga itu karena faktor kemiskinan, nanti kita upayakan untuk bagaimana ada satu pemberdayaan ekonomi keluarga," tambahnya.

Maria juga sampaikan bahwa pihaknya lakukan upaya serius serta kerjasama lintas sektor dalam penanggulangan stunting di Jawa Timur. Harapannya, upaya ini mampu membawa perubahan positif serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Baca Juga: Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.