Kamis, 04 Jun 2026 13:58 WIB

BKKBN Ajak Masyarakat Proaktif Akselerasikan Penurunan Angka Stunting di Jawa Timur

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra Maria Ernawati MM
Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra Maria Ernawati MM

selalu.id - Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra Maria Ernawati MM, ajak seluruh elemen masyarakat berupaya serius untuk akselerasi penurunan angka stunting di wilayah Jawa Timur. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan pers.

Dijelaskannya, bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor kemiskinan, tetapi juga libatkan faktor budaya, pola asuh, dan sanitasi. "Di Jawa Timur, kasus stunting masih signifikan di Jember, Bondowoso, dan Situbondo. Namun, di Kota Surabaya, angka stunting turun menjadi 4,8 persen," kata Maria kepada selalu.id, Jumat (22/12/2023).
 
Pihaknya optimis upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Timur dapat berhasil jika dilakukan secara kolaboratif. Selain itu, Ia pun ajak seluruh pihak untuk ikut berperan dalam upaya tersebut.

"Kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk akademisi dan pers. Untuk itu kami tetap optimis dengan upaya yang dilakukan, akan terjadi penurunan signifikan jika saling kolaborasi dan merangkai ide positif bersama-sama," tegasnya.

Meskipun demikian, Maria menyebut jika target penurunan angka stunting di Jawa Timur pada tahun 2024 adalah 14%. Artinya, estimasi target di tahun ini adalah 16%. "Tahun kemarin masih di 19,2 persen, jadi kita doakan sama-sama tahun ini bisa turun 16 persen," paparnya.

Sementara itu, Maria juga mengajak masyarakat lapis bawah hingga jajaran perangkat daerah turut serta berperan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Timur. Hal itu dikarenakan, perlu adanya kolaborasi positif dan strategi bersama dengan berbagai instansi, termasuk pemerintah daerah, perguruan tinggi dan insan pers.

"Kita harus jitu tentukan sasaran itu dengan pas. Kalau memang sasaran tembak keluarga itu karena faktor kemiskinan, nanti kita upayakan untuk bagaimana ada satu pemberdayaan ekonomi keluarga," tambahnya.

Maria juga sampaikan bahwa pihaknya lakukan upaya serius serta kerjasama lintas sektor dalam penanggulangan stunting di Jawa Timur. Harapannya, upaya ini mampu membawa perubahan positif serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Baca Juga: Tekan Stunting dan AKI AKB, Pemkab Jember Bentuk Gerakan 1.200 Tenaga

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.