BKKBN Ajak Masyarakat Proaktif Akselerasikan Penurunan Angka Stunting di Jawa Timur
- Penulis : Dony Maulana
- | Sabtu, 23 Des 2023 15:29 WIB
selalu.id - Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra Maria Ernawati MM, ajak seluruh elemen masyarakat berupaya serius untuk akselerasi penurunan angka stunting di wilayah Jawa Timur. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan pers.
Dijelaskannya, bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor kemiskinan, tetapi juga libatkan faktor budaya, pola asuh, dan sanitasi. "Di Jawa Timur, kasus stunting masih signifikan di Jember, Bondowoso, dan Situbondo. Namun, di Kota Surabaya, angka stunting turun menjadi 4,8 persen," kata Maria kepada selalu.id, Jumat (22/12/2023).
Pihaknya optimis upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Timur dapat berhasil jika dilakukan secara kolaboratif. Selain itu, Ia pun ajak seluruh pihak untuk ikut berperan dalam upaya tersebut.
"Kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk akademisi dan pers. Untuk itu kami tetap optimis dengan upaya yang dilakukan, akan terjadi penurunan signifikan jika saling kolaborasi dan merangkai ide positif bersama-sama," tegasnya.
Meskipun demikian, Maria menyebut jika target penurunan angka stunting di Jawa Timur pada tahun 2024 adalah 14%. Artinya, estimasi target di tahun ini adalah 16%. "Tahun kemarin masih di 19,2 persen, jadi kita doakan sama-sama tahun ini bisa turun 16 persen," paparnya.
Sementara itu, Maria juga mengajak masyarakat lapis bawah hingga jajaran perangkat daerah turut serta berperan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Timur. Hal itu dikarenakan, perlu adanya kolaborasi positif dan strategi bersama dengan berbagai instansi, termasuk pemerintah daerah, perguruan tinggi dan insan pers.
"Kita harus jitu tentukan sasaran itu dengan pas. Kalau memang sasaran tembak keluarga itu karena faktor kemiskinan, nanti kita upayakan untuk bagaimana ada satu pemberdayaan ekonomi keluarga," tambahnya.
Maria juga sampaikan bahwa pihaknya lakukan upaya serius serta kerjasama lintas sektor dalam penanggulangan stunting di Jawa Timur. Harapannya, upaya ini mampu membawa perubahan positif serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Baca Juga: Upaya Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Mojokerto Gandeng FIK Ubaya
Editor : Ading