Selasa, 27 Okt 2026 16:53 WIB

Kasus Salah Tangkap dan Dugaan Dibakar Alat Kelaminnya, Kapolres Gresik: Itu Hanya Susah Kencing

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Des 2023 16:18 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

selalu.id - Heboh di media sosial cerita Aditya Rosadi menjadi korban salah tangkap pelaku pembunuhan yang terjadi di Menganti, Jawa Timur, diduga dianiaya oleh pihak kepolisian Gresik. Bahkan alat kelaminnya dibakar oleh oknum polisi tersebut.

Menananggapi itu Kapolres Gresik Jawa Timur AKBP Adhitya Panji Anom angkat bicara dugaan cerita Aditya Rosadi yang viral di media sosial karena salah tangkap oleh anak buahnya hingga dianiaya sampai alat kelaminnya dibakar.

“Kabar yang beredar itu tidak benar dan tidak ada salah tangkap ataupun penganiayaan terhadap tahanan,” kata AKBP Panji Anom, Senin (18/12/2023).

AKBP Panji juga membantah dari keterangan kerabatnya Aditya Rosadi mengalami cacat permanen akibat dibakar oleh beberapa Polisi Gresik.

Padahal Panji menegaskan bahwa Aditya hanya mengalami kesulitan buang air kecil dan telah ada pemeriksaan dokter di RSUD Ibnu Sina Gresik pada 14 Desember 2023 lalu.

Kata dia hasil pemeriksaan dokter menyebutkan, bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada alat vital Adhitya. Justru dia hanya mengeluh kesulitan buang air kecil dikarenakan kurangnya minum air sehingga menyebabkan anyang-anyangan (sakit ketika buang air kecil).

Selain itu, Panji juga menyebut, kondisi psikologis yang tidak nyaman di dalam tahanan, membuat Aditya mengalami kesulitan, sakit atau tidak bisa ereksi.

“Jadi termasuk saudara Aditya ini kami tahan atas dugaan sebagai penadah barang milik korban yang dijual tersangka IS, dan tidak benar adanya kekerasan atau penyiksaan dari petugas,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Cerita viral Aditya Rosadi ini berasal dari salah satu laman media sosial twitter atau yang telah diganti X yakni akun @mazzini_gsp kini heboh diperbincangkan.

"Di Gresik, seorang warga bernama Aditya Rosadi ALAT VITALNYA MENGALAMI CACAT PERMANEN AKIBAT DIBAKAR OLEH TERDUGA PELAKU BEBERAPA ANGGOTA POLISI DARI POLRES GRESIK. Keluarga korban bercerita ke saya malapetaka Aditya bermula saat dirinya yg bekerja jual beli HP, diringkus polisi karena HP yang ia beli adalah barang dari hasil kejahatan berupa pembunuhan. Hp korban pembunuhan yang ia beli itu lalu menyeretnya menjadi terduga pelaku penadahan hasil kejahatan.
Versi keluarga siksaan yang Aditya alami dalam konteks dirinya dipaksa mengaku sebagai pelaku kejahatan pembunuhan," tulis akun
@mazzini_gsp, yang diunggah pada Sabtu (16/12/2023).

Bahkan Kerabat Aditya itu membagikan satu rekaman suara ketika Aditya dikonfirmasi mengenai penganiayaan yang dialami. Dalam rekaman itu, Aditya mengungkapkan bahwa saat diinterogasi oleh pihak Polres Gresik, dirinya mengalami penyiksaan. Seperti, diestrum, dipukul di area pipi, hingga dibakar di area alat kelamin.

“Jadi, saya disemprot alat pembasmi nyamuk lalu dikorek di bawah itu alat kelamin. Jadi, rambut alat kelamin kebakar. Ini merah-merah bekas dibakar,” ujar Aditya dalam rekaman tersebut.

Baca Juga: Lhuk, Pria Bertato di TikTok Ini Tantang Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gegara Utang Istri, Pria Bacok Penagih di Mojokerto

Petugas menyebut Joss menderita empat luka tusuk di perut, serta luka di dada dan pundak.

Pemkot Surabaya Temukan Masalah, Pembangunan Kos 6 Lantai di Benowo Disetop

Pemeriksaan dilakukan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) bersama Satpol PP Surabaya setelah adanya laporan warga.

Suami Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan bermula saat pelaku menerima telepon dari istri sahnya yang meminta dijemput di stasiun.

Polisi Ungkap Suami yang Bunuh Istri Siri dan Anaknya di Madiun Miliki IQ di Atas Rata-rata

"Tersangka ini bersifat superior," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Roy Sihombing.

Motif Dibalik Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Jenazah Dimutilasi, Dibakar dan Digiling

Anak korban yang berusia 4 tahun juga dihabisi dengan cara yang sama di dalam kendaraan pelaku.

Dibekuk Persebaya 3-1, Pelatih Madura United Soroti Keputusan Wasit

Meski menyayangkan keputusan wasit, Ze Gomes tetap mengakui keunggulan Bajul Ijo di 45 menit awal.