Selasa, 03 Nov 2026 01:00 WIB

Upayakan Kestabilan Harga Bahan Pokok, Pemkot Surabaya Inisiasi Warung Pengendali Inflasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Nov 2023 10:34 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Pemeritah Kota Surabaya membuat warung Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di sejumlah pasar yang ada di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan adanya warung ini untuk mengendalikan serta menyetabilkan harga-harga bahan pokok di pasar Surabaya.

Sebab itu, Eri menyampaikan agar harga-harga bahan pokok di pasar dijual sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi).

Hal ini sesuai dengan apa yang sudah dilakukan oleh para jajaran PD Pasar Surya Surabaya.

“Di Warung TPID itu, sementara kita menjual beras, minyak dan gula,” kata Eri, Rabu (29/11/2023).

Eri menegaskan jika ada warga yang belanja ke pasar dan mendapati harga yang tidak sesuai dengan HET, maka bisa langsung mencari warung TPID ini.

Alhasil, dengan adanya warung TPID ini bisa menjaga harga beras, minyak, dan gula di pasaran Surabaya, sehingga para pedagang itu tidak lagi menjual di atas HET.

“Ini hasil diskusi TPID dengan semua stakeholder di Surabaya, sehingga kita terus bersinergi untuk menjaga stabilitas harga di Surabaya. Insyaallah kalau kita bergerak bersama pasti bisa mengendalikan inflasi Surabaya,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo mengatakan Pemkot Surabaya melalui TPID terus berupaya menekan inflasi.

Pihaknya selain melakukan operasi pasar yang secara berkala digelar di pasar-pasar tradisional, TPID juga telah membuka gerai beras yang dinamai Warung TPID itu

Warung TPID ini akan dibuka di lima pasar tradisional yakni Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng Baru dan Pasar Tambahrejo.

Kata dia empat pasar ini berada dalam pengelolaan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya. Sedangkan satu pasar lagi adalah pasar swasta.

“Ini adalah salah satu upaya dari Pemkot Surabaya untuk menekan atau mengendalikan inflasi, khususnya untuk komoditi beras. Di lima pasar ini didirikan Warung TPID,” ungkap Agus Priyo

Ia menjelaskan Warung TPID lebih difungsikan sebagai stokist. Yaitu, gerai yang menyediakan komoditi tertentu (beras). Sedangkan untuk ketersediaan komoditinya, TPID berkolaborasi dengan Bulog.

Menurutnya, dengan langkah tersebut, TPID Pemkot Surabaya bisa melakukan intervensi terhadap kenaikan harga atau kelangkaan komoditi.

“Sebab, Warung TPID ini bisa mendistribusikan komoditi beras dari Bulog itu dari gerai kepada pedagang di pasar atau langsung ke masyarakat,” terangnya.

Lebih detil ia mencontohkan Warung TPID ini tetap akan mendistribusikan beras tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Sehingga, harga beras ditargetkan untuk terus stabil dan tidak ada lonjakan harga.

Selain itu, harga beras juga akan  dipampang di layar monitor harga bahan pokok yang dipasang di pintu masuk pasar. Tujuannya adalah pembeli akan mengetahui harga rata-rata beras.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Targetkan 5 Rumah Pompa Baru Beroperasi Desember

Editor : Ading
Berita Terbaru

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat