Rabu, 22 Jul 2026 03:37 WIB

Pemkot Surabaya dan Farkompinda Siaga  Hadapi Bencana Hidrometeorologi di Musim Hujan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Nov 2023 11:27 WIB
Pemkot Surabaya dan Forkompinda siaga hadapi bencana Hidrometeorologi
Pemkot Surabaya dan Forkompinda siaga hadapi bencana Hidrometeorologi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berkolaborasi dengan Forkompinda untuk melakukan berbagai kesiap-siagaan dan penanggulangan bencana
hidrometeorologi di musim penghujan.

Eri menegaskan pihaknya dan Forkompinda siap menghadapi kondisi alam tak menentu di Surabaya yang utamanya soal banjir. Sebab, BMKG menyebutkan curah hujan dan kecepatan angin yang tinggi, bisa memicu terjadinya bencana.

"Ketika ada bencana terkait pohon tumbang, angin puting beliung, rumah roboh, juga dengan banjir sehingga kami harus menyiapkan semua stakeholder untuk sinergi," kata Eri, usai menggelar Apel penanggulangan bencana Hidrometeorologi, di Mapolrestabes Surabaya, (28/11/2023).

Ia berharap dengan apel persiapan ini bisa memberikan keamanan dan kenyamanan yang terbaik untuk masyarakat Surabaya.

"Tapi insyaAllah dengan kekuatan bersama ini, dan dengan doa kita semua warga surabaya, kita bisa terhindarkan dari bencana yang akan menghantam kota Surabaya," jelasnya.

Sementara itu. Danrem 084/ Bhaskara Jaya Brigjen Yusman Madayun menyatakan pihaknya siap siaga untuk membantu Pemerintah Kota dan masyarakat dalam menghadapi bencana di musim hujan ini.

"Siap membantu setiap saat ketika terjadi bencana, karena bencana itu kan setiap saat setiap detik pasti ada bencana. Kami (TNI,red) siap membantu, siap siaga untuk membantu," ucapnya.

Kepala Badan Penangggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Laksita Rini Sefriani menyampaikan pihaknya memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi seiring datangnya awal musim hujan.

Salah satunya dengan menyiagakan 25 pos layanan kedaruratan. Sehingga petugas dengan sigap menuju ke lokasi kejadian jika sewaktu waktu dibutuhkan.

Kata dia ini upaya responsif dalam menangani kedaruratan menjelang musim hujan ini, BPBD Kota Surabaya menyiagakan 25 pos, yaitu 8 posko terpadu dan 17 pos pantau.

"Pos ini tersebar di masing masing wilayah dengan jarak kurang lebih 5 kilometer per posko terpadu dan untuk pos pantau jaraknya kurang lebih 1 kilometer," pungkasnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.