Rabu, 21 Okt 2026 09:17 WIB

Pemkot Surabaya dan Farkompinda Siaga  Hadapi Bencana Hidrometeorologi di Musim Hujan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Nov 2023 11:27 WIB
Pemkot Surabaya dan Forkompinda siaga hadapi bencana Hidrometeorologi
Pemkot Surabaya dan Forkompinda siaga hadapi bencana Hidrometeorologi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berkolaborasi dengan Forkompinda untuk melakukan berbagai kesiap-siagaan dan penanggulangan bencana
hidrometeorologi di musim penghujan.

Eri menegaskan pihaknya dan Forkompinda siap menghadapi kondisi alam tak menentu di Surabaya yang utamanya soal banjir. Sebab, BMKG menyebutkan curah hujan dan kecepatan angin yang tinggi, bisa memicu terjadinya bencana.

"Ketika ada bencana terkait pohon tumbang, angin puting beliung, rumah roboh, juga dengan banjir sehingga kami harus menyiapkan semua stakeholder untuk sinergi," kata Eri, usai menggelar Apel penanggulangan bencana Hidrometeorologi, di Mapolrestabes Surabaya, (28/11/2023).

Ia berharap dengan apel persiapan ini bisa memberikan keamanan dan kenyamanan yang terbaik untuk masyarakat Surabaya.

"Tapi insyaAllah dengan kekuatan bersama ini, dan dengan doa kita semua warga surabaya, kita bisa terhindarkan dari bencana yang akan menghantam kota Surabaya," jelasnya.

Sementara itu. Danrem 084/ Bhaskara Jaya Brigjen Yusman Madayun menyatakan pihaknya siap siaga untuk membantu Pemerintah Kota dan masyarakat dalam menghadapi bencana di musim hujan ini.

"Siap membantu setiap saat ketika terjadi bencana, karena bencana itu kan setiap saat setiap detik pasti ada bencana. Kami (TNI,red) siap membantu, siap siaga untuk membantu," ucapnya.

Kepala Badan Penangggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Laksita Rini Sefriani menyampaikan pihaknya memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi seiring datangnya awal musim hujan.

Salah satunya dengan menyiagakan 25 pos layanan kedaruratan. Sehingga petugas dengan sigap menuju ke lokasi kejadian jika sewaktu waktu dibutuhkan.

Kata dia ini upaya responsif dalam menangani kedaruratan menjelang musim hujan ini, BPBD Kota Surabaya menyiagakan 25 pos, yaitu 8 posko terpadu dan 17 pos pantau.

"Pos ini tersebar di masing masing wilayah dengan jarak kurang lebih 5 kilometer per posko terpadu dan untuk pos pantau jaraknya kurang lebih 1 kilometer," pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.