Sabtu, 06 Jun 2026 08:21 WIB

Pemprov Jatim Berangkatkan 81 Truk Bantuan Kemanusiaan ke Palestina

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim melepas pemberangkatan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina di Lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya, Senin (27/11).

Total terdapat sebanyak 81 truk penuh dengan bantuan kemanusiaan yang diberangkatkan Gubernur Khofifah bersama jajaran Forkopimda Jatim mulai dari Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, Wakajati Jatim Dwi Setyo Utomo dan Kaskoarmada II Laksma TNI Iswarto.

Sebanyak 81 Truk Bantuan tersebut, terdiri dari 17 kendaraan dari Pemprov Jatim, 17 kendaraan dari jajaran Kodam dan 47 kendaraan dari jajaran Polda Jatim yang diberangkatkan berisi Makanan dan Minuman (Mamin), Peralatan Mandi, Pakaian, Kebutuhan Bayi, Obat Obatan Kesehatan, Perlengkapan Tidur, dan kebutuhan lainnya.

Nantinya, bantuan kemanusiaan dari Jawa Timur ini akan diberangkatkan menggunakan Kapal KRI dr. Radjiman Wdyodiningrat (992) yang akan terlebih dahulu bersandar di Jakarta dan selanjutnya akan berangkat ke Palestina.

Gubernur Khofifah mengatakan, bahwa bantuan kemanusiaan yang dilepas ini merupakan bentuk solidaritas bersama. Melalui kerjasama dengan berbagai pihak termasuk dari dunia usaha, lembaga kemanusiaan, organisasi relawan dan masyarakat sipil. Serta juga dibawah koordinasi sejumlah ormas seperti IKA Unair, MUI Jatim, PWNU Jatim, Muslimat NU, PW Muhamamdiyah Jatim dan LDII Jatim.

"Bismillah hari ini kita melepas bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Palestina. Kami berterima kasih pada semua pihak yang terlibat dalam upaya penggalangan bantuan ini. Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Jawa Timur yang sudah memberikan komitmen dan solidaritas kemanusiaan yang kita berangkatkan pada pagi hari ini," ungkapnya kepada selalu.id, Senin (27/11/2023).

Lebih lanjut ia menegaskan, bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat Palestina ini merupakan salah satu bentuk solidaritas nyata warga Jatim demi meringankan beban penderitaan masyarakat yang terdampak konflik kemanusiaan di Gaza.

Ia menambahkan, bantuan yang dikirimkan tidak hanya berupa materi tetapi juga doa dan harapan agar saudara saudara di Palestina dapat segera merasakan keadilan, kedamaian, keamanan dan kesejahteraan.

"Allhamdulillah atas syukur nikmat Allah SWT hari ini mempertemukan kita dalam kebersamaan, kebersaudaraan, kebersatuan sehingga seluruh energi positif dan kolaborasi yang kuat kita bisa memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina," tegasnya.

Lebih jauh, Khofifah mengatakan, ada kebutuhan mendesak yang dibutuhkan oleh saudara saudara yang menjadi korban konflik di Palestina. Terutama bagi masyarakat yang sedang mengungsi. Untuk itu diharapkan bantuan ini bisa segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Mudah mudahan kapal yang mengangkut bantuan dari masyarakat dan seluruh elemen di Jatim akan diberikan kemudahan, kelancaran serta keselamatan karena menuju ketempat tujuan tidaklah mudah," jelasnya.

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pangkoarmada II yang sudah mengkoordinasikan penggalangan bantuan ini. Dimana bantuan yang diberangkatkan hari ini selanjutnya akan dibawa dalam pelayaran kapal KRI dr. rajiman dan berikutnya akan disatukan dengan bantuan-bantuan lain dari berbagai daerah di Jakarta.

"Dan kami  juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat Jatim, mudah mudahan bantuan ini menjadi amal soleh yang akan membawa kita menuju surganya Allah SWT," harapnya.

Tak lupa ia pun mendoakan, dengan semakin masifnya desakan dari negara negara di belahan dunia, ia berharap kehidupan yang damai dapat segera terwujud bagi masyarakat Palestina.

"Semoga dengan adanya desakan dari negara negara di belahan dunia, kehidupan yang damai bisa terwujud bagi masyarakat Palestina," tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah berkesempatan mengecek dan memastikan bantuan sudah dikemas secara baik sehingga sampai di Palestina.

Secara rinci bantuan yang dikirimkan diantaranya adalah 923 karton sarden kaleng, 53 karton mie instan, 31 sak beras, 17 galon dan 228 karton air mineral, makanan ringan, minuman instan, bubur instan dan dressing.

Selain itu, keperluan bayi juga dikirimkan antara lain berupa 296 pcs dot bayi, 95 pcs kaos kaki bayi, 198.035 pcs popok bayi, 201 dus susu UHT, 1.145 dus susu anak dan 960 pcs underpad.

Yang juga tidak kalah penting, turut dikirimkan pula 530 pack dan 4.702 pcs pembalut wanita, 167 dus obat-obatan, 1.849 pcs pakaian dewasa, 2.673 pcs pakaian anak-anak hingga 19.819 pcs selimut, 487 pcs jilbab, 86 pcs mukenah, 601 pcs mantel serta keperluan logistik lainnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.