Senin, 20 Jul 2026 07:03 WIB

Viral Pengemis Memaksa Minta Uang di Surabaya, Polisi dan Satpol PP Gerak Cepat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Nov 2023 09:25 WIB
AB saat di Polrestabes Surabaya
AB saat di Polrestabes Surabaya

selalu.id - Seorang pengemis viral di media sosial karena memaksa minta uang sebesar Rp 5 ribu rupiah dengan alasan belum makan dan lapar, di Kawasan Bratang, Surabaya.

Dalam video viralnya, pengemis tersebut diduga memaksa pengendara mobil untuk memberikan uang sebesar Rp 5 ribu rupiah, jika tak diberi, pengemis tersebut marah-marah.

Baca Juga: Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Menjadi perbincangan warganet, petugas Satpol PP Surabaya dan kepolisian menelusuri keberadaannya dan berhasil mengamankan pengemis tersebut pada Sabtu (25/11/2023) dini hari.

Kepala Satpol PP Surabaya, M fikser mengatakan pihaknya telah mengamankan pengemis yang diketahui berisinial AB tersebut. Setelah diamankan, diketahui bahwa AB sebelumnya pernah diamankan karena aksinya memaksa meminta uang dan meresahkan masyarakat.

Diketahui AB diamankan pada Jumat (20/10/2023) lalu saat dirinya menjalankan aksinya. Tak hanya itu, dirinya juga sempat mendapat pembinaan, namun AB kembali mengulangi perbuatannya.

"Dari data yang kita telusuri, yang bersangkutan pernah ditangkap. Kambuh lagi ini,"kata Fikser, Minggu (26/11/2023).

Kata dia, pihak Satpol PP bersama kepolisian sudah mencarinya di kawasan tersebut. Ternyata pengemis itu sering berpindah-pindah bahkan mengendarai motor atau sepeda angin.

"Dia berpindah-berpindah, di minimarket, masuk ke kampung, TL, tempat keramaian. Dia biasanya pakai motor atau sepeda. Memang berpindah-pindah. Bukan pengemis, bersikap pengemis,"ujarnya

Fikser menjelaskan apabila AB adalah warga Surabaya, Pemkot Surabaya akan menawarkan pekerjaan terhadap pengemis di program padat karya.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

"kalau memang dia miskin. Supaya dia bisa bekerja di program padat karya. Nanti Satpol PP akan menjadi saudara asuh yang bersangkutan,"jelasnya.

Akhirnya pengemis itu berhasil diamankan oleh polisi pada Sabtu, malam, dan diserahkan ke Satpol PP, Minggu (26/11) dini hari.

Kanit Jatanras Iptu Bobby, menyampaikan pihaknya telah berhasil mengamankan AB dan melakukan pemeriksaan terhadap AB.

"Sudah kami lakukan pemeriksaan, bahwa tidak terdapat unsur pidana. Sehingga kami berkoordinasi dengan pihak Satpol PP kota Surabaya untuk kami serah terimakan," kata Bobby.

Bersama jajaran Polrestabes Surabaya, Satpol PP akan mendampingi AB sebagai saudara asuh Satpol PP Surabaya agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Satpol PP pun menegaskan, pihaknya akan melakukan penelusuran terkait data AB.

"Kami telusuri, AB ini berasal dari mana, kami juga akan dalami motifnya AB melakukan aksi itu. Satpol PP akan terus dampingi, jadi kami sebagai saudara asuh dari beliau ini," kata Fikser.

Tak hanya itu, Satpol PP meminta bantuan warga agar bisa memberitahu atau melaporkan ke Command Center 112 jika menemukan kejadian serupa. Fikser mengimbau jika ada pengemis maksa meminta warga diminta jangan diberi.

"Ndak usah kasih, telepon 112. Langsung kita ke lokasi untuk bisa melakukan penindakan dan tidak meresahkan warga lain. Ada personil juga yang menyebar, semua mencari, ada keterbatasan dari kita. Mohon bantuan juga dari warga,"tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.