Kamis, 04 Jun 2026 05:51 WIB

Galang Dana Bantuan Korban Erupsi Semeru, Bonek Jual Tiket Persebaya Vs Persib

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Des 2021 19:08 WIB
Tiket online Persebaya Vs Persib Bandung
Tiket online Persebaya Vs Persib Bandung

Surabaya (selalu.id) - Cara kreatif dilakukan Bonek (suporter Persebaya Surabaya) dalam menggalang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. Yakni donasi dengan menjual tiket pertandingan Persebaya Vs Persib Bandung.

Hasil penjualan tiket tersebut bukan untuk menonton Persebaya secara langsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Melainkan untuk didonasikan kepada korban terdampak erupsi Gunung, Semeru di Kabupaten Lumajang. Satu tiket seharga Rp 19.270. Tiket tersebut sudah terjual sebanyak 11.566 pukul 13.33 WIB. Jika dikalkulasikan besaran donasi mencapai Rp 222.876.820.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Program tersebut digagas oleh suporter Persebaya, Bonek melalui program Bonek Peduli Semeru. Pembelian tiket bisa dilakukan melalui cara online di website yang sudah disediakan.

Salah satu perwakilan Bonek, Husein Ghozali menjelaskan, donasi melalui tiket-tiket tersebut akan disalurkan berupa barang-barang yang dibutuhkan oleh para pengungsi.

"Kan kita (sudah) kirim tim asesmen juga ke sana (lokasi bencana), mulai dari pendataan apa yang dibutuhkan sampai yang lain-lain. Mangkanya nanti kita yang membelanjakan (barang-barang bantuan)," kata Husein Ghozali atau Cak Cong sapaan akrabnya, Rabu (8/12/2021) sore.

Sementara itu, kata Cak Cong, berdasarkan hasil asesmen tim dilapangan menyatakan kebutuhan pokok jadi hal urgent yang harus segera dipenuhi.

"Kan kemungkinan nanti (penjualan tiket) ditutup. Terus kita koordinasi dengan teman-teman bonek bagikan teknisnya kaya apa," terangnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Bantuan tersebut lanjut Cak Cong, tidak langsung diberikan ke posko, namun langsung bagikan ke sasaran yang terdampak Semeru.

"Kita ada posko sendiri, makanya ada tim asesmen sendiri, nah mereka yang tau daerah ini butuh ini," ujarnya.

Direncanakan untuk mempercepat proses distribusi bantuan, Cak Cong menyebut akan ada personel tambahan yang diberangkatan dari Surabaya menuju lokasi bencana.

"Wah akeh iku (Banyak itu yang berangkat) 10 lebih koyoakene (sepertinya). Karena wakeh bantuane (banyak bantuannya)," jelasnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tingginya animo para suporter maupun masyarakat dalam membantu sesama melalui program pembelian tiket sangat disyukuri olehnya.

"Alhamdullilah, karena (masyarakat dan suporter) merasa waktunya bersama untuk membantu," ungkapnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.