Kamis, 04 Jun 2026 15:37 WIB

Satu Ton Rendang untuk Pengungsi Erupsi Gunung Semeru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Des 2021 11:30 WIB
Guguran awan panas Gunung Semeru. Foto: Screen shoot video yang beredar
Guguran awan panas Gunung Semeru. Foto: Screen shoot video yang beredar

Surabaya (selalu.id) - Sedikitnya satu ton masakan rendang disumbangkan untuk korban bencana erupsi atau sekarang disebut guguran awan panas Gunung Semeru. Sumbangan tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Bersama relawan dan masyarakat, Pemkab Dharmasraya membuka semacam dapur umum dan memasak bersama yang ditempatkan di kawasan Sentra Industri Logam (IKM) Gunung Medan.

Baca Juga: Polres Lumajang Ringkus Spesialis Pencuri Baterai Tower Antarkota

"Bantuan dari pemerintah dan masyarakat Dharmasraya ini untuk saudara kita yang terkena musibah di Lumajang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Humas Sekretariat Dharmasraya, Iwan Zamrud, di Pulau Punjung, seperti dilansir Medcom.id, Rabu (8/12/2021).

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Iwan menambahkan, proses memasak satu ton rendang ini diperkirakan memakan waktu satu hari dan akan dikirimkan pada hari Kamis (9/12/2021).

Meski tidak seberapa, lanjut Iwan, namun bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban saudara-saudara pengungsi yang berada di wilayah sekitar Gunung Semeru.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Diketahui, rendang adalah makanan siap saji yang tahan lama. Bisa disimpan dan sewaktu-waktu dikonsumsi. Harapanya adalah para pengungsi mendapatkan tambahan lauk untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.