Selasa, 21 Jul 2026 16:06 WIB

Penjualan Merchandise Piala Dunia Masih 30 Persen, Ini Langkah Pemkot Surabaya Kejar Target

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Nov 2023 12:39 WIB
Merchandise Piala Dunia U-17 buatan UMKM
Merchandise Piala Dunia U-17 buatan UMKM

selalu.id - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Nurul Fadhilah menyebut pencapaian penjualan merchandise atau souvenir Piala Dunia U-17 yang diproduksi oleh UMKM sudah 30 persen dari target penjualan atau masih terjual 6 ribu piece dari 20 ribu piece.

"Alhamdullilah animo masyarakat sampai saat ini bagus terhadap produk souvenir piala dunia dari UMKM Surabaya," kata Nurul, Rabu (15/11/2023).

Upaya untuk mencapai target penjualan merchandise, kata Nurul, Pemkot Surabaya dengan menggencarkan promosi produk UMKM dengan dilakukan secara konvensional maupun daring.

"Kami pasangan di Instagram, di aplikasi sapawarga, banggasurabaya, akun milik Dinkopdag, kemudian juga ke media," ujarnya.

Kemudian, Dinkopdag juga membuka gerai khusus menjual pernak-pernik Piala Dunia U-17 di beberapa mal di Kota Surabaya. Kemudian juga ada di Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola dan MERR.

Beberapa lokasi terminal juga dijadikan Dinkopdag setempat untuk menjual souvenir itu, seperti di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Terminal Benowo, dan Terminal Osowilangun.

Selain promosi, langkah itu juga untuk memaksimalkan upaya pemasaran produk-produk tersebut. Dinkopdag Surabaya juga bekerja sama dengan pihak-pihak hotel untuk membantu pemasaran.

"Kami juga titipkan di sana (hotel)," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang penjaga gerai souvenir Piala Dunia di mal tersebut yang juga Staf Dikopdag Ferry Triantoro mengatakan penjualan souvenir tak hanya sebagai langkah menyemarakan Piala Dunia U-17, namun juga untuk memperkenalkan UMKM Surabaya kepada masyarakat dunia.

"Kami menghadirkan beberapa UMKM untuk ikut berpartisipasi menjual produk bertema Piala Dunia U-17," ucapnya.

Produk tersebut memajang gambar logo komposit Piala Dunia U-17 yang dirancang oleh Pemkot Surabaya, yakni 'Culo Bolo'. Harga yang dipatok mulai Rp10 ribu hingga Rp130 ribu. Ia menyebut gantungan kunci merupkan produk yang menjadi buruan masyarakat.

"Gantungan kunci, terus bolpoin. Kalau barang yang dijual jumlahnya sekitar 100-an," pungkasnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.