Senin, 02 Feb 2026 21:59 WIB

Penjualan Merchandise Piala Dunia Masih 30 Persen, Ini Langkah Pemkot Surabaya Kejar Target

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Nov 2023 12:39 WIB
Merchandise Piala Dunia U-17 buatan UMKM
Merchandise Piala Dunia U-17 buatan UMKM

selalu.id - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Nurul Fadhilah menyebut pencapaian penjualan merchandise atau souvenir Piala Dunia U-17 yang diproduksi oleh UMKM sudah 30 persen dari target penjualan atau masih terjual 6 ribu piece dari 20 ribu piece.

"Alhamdullilah animo masyarakat sampai saat ini bagus terhadap produk souvenir piala dunia dari UMKM Surabaya," kata Nurul, Rabu (15/11/2023).

Upaya untuk mencapai target penjualan merchandise, kata Nurul, Pemkot Surabaya dengan menggencarkan promosi produk UMKM dengan dilakukan secara konvensional maupun daring.

"Kami pasangan di Instagram, di aplikasi sapawarga, banggasurabaya, akun milik Dinkopdag, kemudian juga ke media," ujarnya.

Kemudian, Dinkopdag juga membuka gerai khusus menjual pernak-pernik Piala Dunia U-17 di beberapa mal di Kota Surabaya. Kemudian juga ada di Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola dan MERR.

Beberapa lokasi terminal juga dijadikan Dinkopdag setempat untuk menjual souvenir itu, seperti di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Terminal Benowo, dan Terminal Osowilangun.

Selain promosi, langkah itu juga untuk memaksimalkan upaya pemasaran produk-produk tersebut. Dinkopdag Surabaya juga bekerja sama dengan pihak-pihak hotel untuk membantu pemasaran.

"Kami juga titipkan di sana (hotel)," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang penjaga gerai souvenir Piala Dunia di mal tersebut yang juga Staf Dikopdag Ferry Triantoro mengatakan penjualan souvenir tak hanya sebagai langkah menyemarakan Piala Dunia U-17, namun juga untuk memperkenalkan UMKM Surabaya kepada masyarakat dunia.

"Kami menghadirkan beberapa UMKM untuk ikut berpartisipasi menjual produk bertema Piala Dunia U-17," ucapnya.

Produk tersebut memajang gambar logo komposit Piala Dunia U-17 yang dirancang oleh Pemkot Surabaya, yakni 'Culo Bolo'. Harga yang dipatok mulai Rp10 ribu hingga Rp130 ribu. Ia menyebut gantungan kunci merupkan produk yang menjadi buruan masyarakat.

"Gantungan kunci, terus bolpoin. Kalau barang yang dijual jumlahnya sekitar 100-an," pungkasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.