Rabu, 21 Okt 2026 00:07 WIB

Penjualan Merchandise Piala Dunia Masih 30 Persen, Ini Langkah Pemkot Surabaya Kejar Target

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Nov 2023 12:39 WIB
Merchandise Piala Dunia U-17 buatan UMKM
Merchandise Piala Dunia U-17 buatan UMKM

selalu.id - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Nurul Fadhilah menyebut pencapaian penjualan merchandise atau souvenir Piala Dunia U-17 yang diproduksi oleh UMKM sudah 30 persen dari target penjualan atau masih terjual 6 ribu piece dari 20 ribu piece.

"Alhamdullilah animo masyarakat sampai saat ini bagus terhadap produk souvenir piala dunia dari UMKM Surabaya," kata Nurul, Rabu (15/11/2023).

Upaya untuk mencapai target penjualan merchandise, kata Nurul, Pemkot Surabaya dengan menggencarkan promosi produk UMKM dengan dilakukan secara konvensional maupun daring.

"Kami pasangan di Instagram, di aplikasi sapawarga, banggasurabaya, akun milik Dinkopdag, kemudian juga ke media," ujarnya.

Kemudian, Dinkopdag juga membuka gerai khusus menjual pernak-pernik Piala Dunia U-17 di beberapa mal di Kota Surabaya. Kemudian juga ada di Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola dan MERR.

Beberapa lokasi terminal juga dijadikan Dinkopdag setempat untuk menjual souvenir itu, seperti di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Terminal Benowo, dan Terminal Osowilangun.

Selain promosi, langkah itu juga untuk memaksimalkan upaya pemasaran produk-produk tersebut. Dinkopdag Surabaya juga bekerja sama dengan pihak-pihak hotel untuk membantu pemasaran.

"Kami juga titipkan di sana (hotel)," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang penjaga gerai souvenir Piala Dunia di mal tersebut yang juga Staf Dikopdag Ferry Triantoro mengatakan penjualan souvenir tak hanya sebagai langkah menyemarakan Piala Dunia U-17, namun juga untuk memperkenalkan UMKM Surabaya kepada masyarakat dunia.

"Kami menghadirkan beberapa UMKM untuk ikut berpartisipasi menjual produk bertema Piala Dunia U-17," ucapnya.

Produk tersebut memajang gambar logo komposit Piala Dunia U-17 yang dirancang oleh Pemkot Surabaya, yakni 'Culo Bolo'. Harga yang dipatok mulai Rp10 ribu hingga Rp130 ribu. Ia menyebut gantungan kunci merupkan produk yang menjadi buruan masyarakat.

"Gantungan kunci, terus bolpoin. Kalau barang yang dijual jumlahnya sekitar 100-an," pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.