Selasa, 21 Jul 2026 12:34 WIB

Harga Bahan Pokok Meroket, Cabai Tembus Rp85.000 Perkilo

Pedagang bahan pokok
Pedagang bahan pokok

selalu.id - Menyoal naiknya harga pada komoditas pangan khususnya harga cabai yang hari ini kian melambung tinggi, membuat para pedagang dan konsumen mengeluh.

Seperti yang sebelumnya diberitakan oleh selalu.id, lonjakan harga pada beberapa komoditas pangan yang terjadi akhir-akhir ini, tidak lain merupakan imbas dari adanya inflasi akhir tahun (2023). 

Berdasarkan dari pantauan selalu.id, beberapa pedagang pangan di pasar tradisional seperti pasar Keputran, Surabaya mengeluhkan kenaikan harga yang terbilang fantastis tersebut.

Salah satu pedagang cabai dipasar Keputran, Hj. Siti (63), mengatakan jika sebelumnya harga cabai rawit masih di angka Rp50.000,- sampai Rp55.000,- perkilonya. Namun, per hari ini, Senin (13/11/2023) dini hari, mengalami lonjakan harga sebesar Rp75.000 hingga Rp85.000 perkilogramnya.

"Harga cabai per hari ini naiknya ugal-ugalan mas. Sore (Minggu, 12/11) kemarin harga masih Rp55ribu perkilonya, tapi per hari Senin (13/11) ini jadi Rp85ribu perkilonya," jelas Hj. Siti kepada reporter selalu.id saat dikonfirmasi via selular, Senin (13/11/2023).

Sementara itu, harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Surabaya, Jawa Timur juga mulai alami kenaikan yang cukup drastis. Seperti diketahui, saat ini pedagang menjual harga telur ayam sebesar Rp28.000 - Rp29.000 perkilogramnya, padahal sebelumnya hanya berkisar diharga Rp24.000 - Rp25.000 perkilogram.

Menurut Candra (45) salah satu agen telur yang memiliki toko di pasar tradisional Manyar, Surabaya mengatakan, kenaikan ini baru terjadi sejak lima hari lalu, yang belum diketahui penyebab kenaikannya.

"Dari yang awalnya seharga Rp 24 ribu sekarang bisa sampai Rp 28 ribu perkilogram. Penyebabnya karena di sana (distributor) udah naik jadi kita ikut naikkan harga," ujar Candra saat dikonfirmasi selalu.id, Senin Pagi.

Candra menyebutkan, kenaikan ini belum terlalu signifikan, karena ia memperkirakan akan terus alami kenaikan terlebih jelang akhir tahun ini. "Kemungkinan besar, harga bakal naik terus mas, bisa-bisa tembus diatas angka Rp 30 ribu ke atas," katanya.

Sementara itu, kondisi ini dikeluhkan oleh pembeli atau masyarakat dari kalangan menengah ke bawah, yang harus ekstra mengatur finansial mereka di tengah kondisi perekonomian yang tidak pasti.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.