Senin, 02 Feb 2026 06:59 WIB

Hayati Hari Pahlawan, Midtown Hotels Indonesia Tumbuhkan Jiwa Perjuangan

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 11 Nov 2023 13:39 WIB
Keluarga besar Midtown ziarah ke makam pahlawan
Keluarga besar Midtown ziarah ke makam pahlawan

selalu.id - Peringati Hari Pahlawan, keluarga besar Midtown Hotels Indonesia yang terdiri dari Midtown Hotel Surabaya, Midtown Residence Surabaya, Crown prince Hotel Surabaya dan Verwood Hotel & Serviced Residence Surabaya berkumpul menggelar tabur bunga dan pembacaan puisi di Taman Makam Pahlawan di Ngagel Rejo, Surabaya, Kamis, 9 November 2023.

Dengan seragam atasan warna putih serta beberapa berkostum tema perjuangan, keluarga besar Midtown Hotel berjalan beriringan dan merapat pada sebuah makam dengan batu nisan bertulis H. MOH. AKIJAT yang merupakan pahlawan asli arek Surabaya bernama Letnan Achijat yang dikenal sebagai Si Alap-Alap Suroboyo karena kegigihan dan keberaniannya dalam menyusup koloni penjajah dan sangat gesit dalam penyerangan.

Baca Juga: Midtown Buka Ruang Karya Disabilitas Melalui Talkshow dan Pameran Foto

Dihadiri dari keluarga Letnan Achijat, Nuransyah Achijat dan Isa Alamsyah Achijat sebagai anak kandung bergantian meletakkan karangan bunga, menabur bunga dan megguyurkan air dari kendi. “Kami pun tumbuh menjadi pribadi yang menurun dari Ayahanda, menjunjung tinggi jiwa kemanusiaan dan tidak mudah menyerah mengalir dari beliau”, terang Isa Alamsyah menahan rasa haru mengenang almarhum.

Kegiatan tabur bunga tersebut berlanjut ke makam yang berada di seberang jalan, semua peserta dan awak media pun merapat pada sebuah area makam yang memiliki joglo dan plakat berbahan batu marmer yang bertuliskan Makam Pahlawan Nasional BUNG TOMO.

Bambang Sulistomo, anak mendiang Pahlawan Bung Tomo dengan perlahan mendekati makam tersebut dan terlihat begitu khusyuk dalam memanjatkan doa-doa terbaiknya kepada sang Ayahanda. “Beliau memang begitu gigih dalam mengobarkan semangat arek-arek Suroboyo melalui pidatonya yang akhirnya berhasil membangkitkan semangat rakyat Surabaya untuk kembali semangat melawan penjajah”, ujar Bambang Sulistomo.

Sebagai warga Surabaya, General Manager corporate Midtown Hotels Indonesia mengimbau kepada masyarakat untuk jangan pernah melupakan sejarah. “Kita harus mampu meneruskan perjuangan para pahlawan yang sudah memberikan kemerdekaan Republik Indonesia dengan berkegiatan positif”.

Secara bergantian juga mengunjungi makam beberapa tokoh yang namanya dipakai jadi sebuah nama jalan di Surabaya seperti makam Moeljono dan Sariredjo gugur saat pertempuran 10 November 1945 yang digabung menjadi nama daerah Mulyorejo, Syaifun Anwar, dan KH. Bey Arifin.


Hayati Hari Pahlawan, Midtown Hotels Indonesia Tumbuhkan Jiwa Perjuangan

Baca Juga: Wow! Tersangka Pesta Gay di Midtown Surabaya Ada yang Berprofesi ASN, Guru dan Petani

selalu.id - “Dengarkan pekik mereka, Allahu Akbar! Gaungnya menggelegar, mengoyak langit, Surabaya yang murka..”, dengan lantang Lisa membaca barisan puisi dari secarik kertas yang dipegang dan kemudian dilanjutkan oleh Theo, PR Crown Prince Hotel Surabaya by Midtown Hotels Indonesia melalui megaphone yang dia genggam,”…Meski nyawa yang menjadi taruhan, karena mereka memang pahlawan, Surabaya, di manakah kau sembunyikan, Pahlawanku?”. Menutup sebuah puisi karya Mustafa Bisri berjudul Surabaya yang menggetarkan suasana.

Kamis, 9 November 2023, di Taman Makam Pahlawan di Ngagel Rejo, Surabaya, dipenuhi oleh keluarga besar Midtown Hotels Indonesia yang terdiri dari Midtown Hotel Surabaya, Midtown Residence Surabaya, Crown prince Hotel Surabaya dan Verwood Hotel & Serviced Residence Surabaya. Dengan seragam atasan warna putih serta beberapa berkostum tema perjuangan, berjalan beriringan dan merapat pada sebuah makam dengan batu nisan bertulis H. MOH. AKIJAT.

Agenda tabur bunga sore itu dalam rangka menyambut hari pahlawan 10 November, secara langsung mengnujungi makam pahlawan asli arek Surabaya bernama Letnan Achijat yang dikenal sebagai Si Alap-Alap Suroboyo karena kegigihan dan keberaniannya dalam menyusup koloni penjajah dan sangat gesit dalam penyerangan.

Dihadiri dari keluarga Letnan Achijat, Nuransyah Achijat dan Isa Alamsyah Achijat sebagai anak kandung bergantian meletakkan karangan bunga, menabur bunga dan megguyurkan air dari kendi. “Kami pun tumbuh menjadi pribadi yang menurun dari Ayahanda, menjunjung tinggi jiwa kemanusiaan dan tidak mudah menyerah mengalir dari beliau”, terang Isa Alamsyah menahan rasa haru mengenang almarhum.

Baca Juga: Pihak Hotel Akhirnya Buka Suara soal Kasus Pesta Gay

Kegiatan tabur bunga tersebut berlanjut ke makam yang berada di seberang jalan, semua peserta dan awak media pun merapat pada sebuah area makam yang memiliki joglo dan plakat berbahan batu marmer yang bertuliskan Makam Pahlawan Nasional BUNG TOMO.

Bambang Sulistomo, anak mendiang Pahlawan Bung Tomo dengan perlahan mendekati makam tersebut dan terlihat begitu khusyuk dalam memanjatkan doa-doa terbaiknya kepada sang Ayahanda. “Beliau memang begitu gigih dalam mengobarkan semangat arek-arek Suroboyo melalui pidatonya yang akhirnya berhasil membangkitkan semangat rakyat Surabaya untuk kembali semangat melawan penjajah”, ujar Bambang Sulistomo.

Sebagai warga Surabaya, General Manager corporate Midtown Hotels Indonesia mengimbau kepada masyarakat untuk jangan pernah melupakan sejarah. “Kita harus mampu meneruskan perjuangan para pahlawan yang sudah memberikan kemerdekaan Republik Indonesia dengan berkegiatan positif”.

Secara bergantian juga mengunjungi makam beberapa tokoh yang namanya dipakai jadi sebuah nama jalan di Surabaya seperti makam Moeljono dan Sariredjo gugur saat pertempuran 10 November 1945 yang digabung menjadi nama daerah Mulyorejo, Syaifun Anwar, dan KH. Bey Arifin.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.