Minggu, 06 Sep 2026 05:56 WIB

5 Ribu Pemuda Hadir di The Leader 2045, Wali Kota Eri: Jangan Tidur Anak Muda, Bangkit!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 09 Nov 2023 16:14 WIB
Orasi Walikota Eri di The Leader 2045
Orasi Walikota Eri di The Leader 2045

selalu.id - Menjelang Hari Pahlawan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membakar semangat para pemuda dan pemudi Surabaya di acara The Leader 2045, di DBL Surabaya, Selasa (7/11/2023) malam.

Acara yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Karang Taruna Surabaya itu dihadiri sebanyak 5 ribu pemuda dan pemudi dari berbagai organisasi kepemudaan, mulai dari perwakilan Karang Taruna se Surabaya, paskibraka, Cipayung plus dan berbagai organisasi pemuda lainnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berorasi meminta semua pemuda Surabaya untuk bangun dan bangkit demi kebaikan Surabaya ke depannya.

“Siapa yang akan merubah kota ini, kalau bukan kalian semuanya. Ubah Kota Surabaya ini dengan kekuatan para pemudanya,” kata Wali Kota Eri dengan suara lantang menggelegar.

Menurutnya, saat ini semua elemen pemuda di Surabaya hadir dan berkumpul untuk menyatukan kekuatan demi Kota Surabaya. Ia juga menegaskan bahwa para pemuda itu tidak perlu ragu untuk melakukan perubahan di Kota Surabaya.

“Di tangan kalianlah masa depan Surabaya. Jangan tidur anak muda, bangkit! Bangun dan bangkit para pemuda Surabaya!” katanya disambut tepuk tangan yang gemuruh.

Ditemui seusai acara, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa dalam forum itu dia ingin mengingatkan bahwa tahun 2045 adalah tahunnya anak-anak yang sekarang ini masih menempuh pendidikan di bangku SMA dan juga mahasiswa. Makanya, ia menyadarkan mereka untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin di tahun 2045 mendatang.

“Jangan tidur, biasanya pemuda itu kan lupa, dan senangannya tidur, makanya kali ini dia harus bangkit,” kata dia.

Selain itu, peran para pemuda itu sangat penting. Bahkan, ia menegaskan tidak akan ada proklamasi kemerdekaan kalau tidak ada peran para pemuda di Rengasdengklok.

Bagi dia, tidak akan ada perubahan di Surabaya dan juga negara Indonesia kalau pemudanya tidak pernah menjadi bagian dari pembangunan sebuah kota dan juga negara.

“Ketika menjadi bagian dari kota dan negara ini, maka bagaimana caranya mereka harus ikut dalam berpolitik, politiknya harus diubah dengan jiwa kepemudaan seperti kita dulu dengan politiknya Rengasdengklok maka adalah proklamasi kemerdekaan itu. Jadi, saya berharap para pemuda itu ikut ambil bagian dalam merubah Surabaya dan merubah Indonesia,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia memastikan sudah membangun Rumah The Next Leader di Jalan Cimanuk nomor 27. Di rumah itulah semua pemuda berkumpul dari berbagai organisasi kepemudaan, baik Cak dan Ning, karang taruna, pelajar SMA dan semua pemuda Surabaya menjadi satu kesatuan di rumah tersebut.

“Melalui rumah itulah saya ingin mereka menyampaikan ide-ide mereka, menyampaikan apa yang diinginkan untuk pembangunan Surabaya ke depannya. Di situlah mereka bisa mengeluarkan semua aspirasinya, apapun itu, sehingga anggaran pemerintah kota juga akan bergerak kepada para pemuda Surabaya,” ujarnya.

Wali Kota Eri juga menegaskan bahwa hari ini dia sebagai Wali Kota Surabaya hanya menjaga dan menyiapkan kota ini untuk para pemuda Surabaya. Makanya, ia meminta pemuda Surabaya itu tidak boleh tidur, harus bangkit dan harus bisa mewarnai dan mereka harus bisa merubah Kota Surabaya.

“Jadi, sekarang waktunya mereka bangkit!. Karena ingat sekali lagi, tahun 2045 adalah miliknya pemuda itu. Makanya, kita ingin para pemuda itu benar-benar dilibatkan dalam pembangunan Kota Surabaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Surabaya Fuad Benardi juga menyampaikan orasinya di depan ribuan pemuda dan pemuda Surabaya. Ia menyampaikan bahwa para pemuda inilah yang akan menjadi generasi penerus bangsa, merekalah yang akan meneruskan tampuk kepemimpinan di bangsa ini.

“Makanya kita berkumpul sekarang ini untuk bergerak supaya satu visi dan misi bagaimana membuat anak-anak Surabaya menjadi terdepan di Indonesia. Negara tanpa anak muda akan rontok. Kota Surabaya tanpa anak mudanya yang kreatif tidak akan bisa maju. Jadi, ayo kita bangkit bersama menjadi agen perubahan. Pasti bisa,” tegasnya.

Ia juga berharap anak-anak Surabaya terus bergandeng tangan ke depannya. Bagi dia, perbedaan itu adalah hal biasa, tapi yang paling penting bagaimana semuanya bisa membangun Surabaya untuk menjadi lebih baik.

“Pak Wali Kota sudah membuat pondasi yang kuat untuk kita, bagaimana kita berkiprah di Kota Surabaya. Ayo dengan pondasi yang kuat itu kita bersama-sama membangun Surabaya menjadi lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya. (ADV)

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.