Kamis, 04 Jun 2026 08:11 WIB

Barikade Gus Dur Dukung Ganjar-Mahfud, Begini Kata Pengamat UNAIR

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Okt 2023 13:29 WIB
Yenny Wahid
Yenny Wahid

selalu.id - Pengamat politik Universitas Airlangga (UNAIR) Siti Aminah menyoroti keberpihakan barikade Gus Dur, yang dipimpin oleh Yenny Wahid, kepada pasangan Ganjar dan Mahfud MD dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Keputusan itu sempat menghebohkan publik, pasalnya PDIP memiliki rekam jejak sejarah yang kurang baik dengan Gus Dur. 

Aminah mengkritisi dukungan Yenny Wahid kepada Ganjar-Mahfud hanya merupakan mesin politik pragmatis yang tidak berdasarkan pada substansi dan ideologi. Melainkan karena kekecewaannya terhadap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum PKB.

“Barikade Gus Dur ini adalah bagian dari mesin politik. Yang perlu dipertimbangkan adalah politik itu sangat cair, akan ada banyak mesin-mesin politik baru yang akan dijalankan untuk memenangi Pilpres 2024. Mesin politik ini bisa menggunakan sumberdaya yang ada untuk memenangkan Pilpres,” ujar Aminah.

Aminah menjelaskan bahwa PKB dan PDIP di Jawa Timur masing-masing memiliki akar massa besar di Jatim dan bisa menjadi kantong suara untuk menaikkan elektabilitas Ganjar-Mahfud.

Namun, dia mengatakan bahwa ada cawapres lain di luar PDIP yang juga massanya ada di Jatim, seperti Muhaimin yang berpasangan dengan Anies Baswedan.

Dia mengatakan bahwa pemilih akan mempertimbangkan banyak hal dalam menentukan pilihan mereka, tidak hanya berdasarkan pada endorsement tokoh publik.

Lebih lanjut, Aminah juga mengungkapkan bahwa dukungan tokoh publik kepada kandidat presiden merupakan kemunduran dalam pendidikan politik masyarakat. Dia mengatakan bahwa tokoh-tokoh publik sekarang berperan sebagai calo politik yang menjual massanya ke partai politik lain untuk menerima reward di kemudian hari.

Dalam hal ini, Aminah juga mempertanyakan tentang kemampuan Yenny Wahid dalam membangun koordinasi mesin politik di antara mesin-mesin NU yang ada dengan baik. Menurutnya, tidak semua warga NU afiliasinya ke PKB, partai yang didirikan oleh Gus Dur. Ia juga mengatakan bahwa kolaborasi antara NU dan PDIP merupakan kolaborasi politik yang lebih berorientasi pragmatis.

“Pertanyaannya, mampukah Yenny Wahid membangun koordinasi mesin politik di antara mesin-mesin NU yang ada dengan baik. Karena tidak semua warga NU afiliasinya ke PKB kan? Ini menjadi menarik, NU dengan komandan Yeni Wahid berkolaborasi dengan PDI-P. Mungkin Yeni Wahid bisa memobilisasi mesin politik muslihat yang ada sampai pelosok-pelosok desa. Dan ini kolaborasi politik yang sesuai dengan konteks politik saat ini yang lebih berorientasi pragmatis,” ungkap Aminah.

Maka dari itu, Ia menyarankan agar Ganjar-Mahfud tidak hanya mengandalkan dukungan tokoh publik, seperti Yenny Wahid yang merupakan putri dari mantan presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, melainkan juga menyampaikan gagasan-gagasannya secara jelas dan konkret kepada publik. Dia mengatakan bahwa substansi dan ideologi juga harus menjadi pertimbangan utama dalam menilai kandidat.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.