Selasa, 08 Sep 2026 07:48 WIB

Erick Thohir Dianggap Sukses Bersih-bersih BUMN, Advokat Muda: Cocok Cawapres

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Okt 2023 08:19 WIB
Advokat Muda Sidoarjo yang tergabung dalam Obrolan Pemuda Pemudi (Opapi)
Advokat Muda Sidoarjo yang tergabung dalam Obrolan Pemuda Pemudi (Opapi)

selalu.id - Erick Thohir disebut cocok menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) karena kinerja sebagai Menteri dianggap sangat bagus dan sukses 'bersih-bersih' Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan plat merah.

Hal itu diungkap oleh sejumlah elemen masyarakat dan Advokat Muda Sidoarjo yang tergabung dalam Obrolan Pemuda Pemudi (Opapi) menggelar diskusi publik menelaah langkah Menteri BUMN Erick Thohir 'bersih-bersih perusahaan pelat merah' hingga peluang di Pemilihan Presiden 2024, Rabu (18/9/10/2023) malam.

Salah satu Advokat Muda, Ramabayu Yusuf mengatakan diskusi terkait program bersih-bersih BUMN oleh Erick Thohir menjadikan pandangan mereka bahwa Ketua PSSI itu untuk masih kontensasi politik.

"PR tetap masih ada, tapi proses sudah jauh lebih baik daripada dari ekspektasi seharusnya dipenuhi. Itu mungkin jadi bahan pertimbangan kenapa beliau untuk selanjutnya memegang tanggung jawab. Entah itu tetap menjadi Mentri BUMN atau yang lebih tinggi juga. Tak menutup kemungkinan juga karena masih ada slot yang terbuka (Cawapres)," kata Yusuf kepada wartawan.

Yusuf menilai Erick Thohir layak menjadi pendamping Prabowo Subianto sebagai Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam Pilpres 2024.  Dari rekam jejak keduanya peluang bagus untuk maju Pilpres 2024.

"Beliau ini sudah cocok kah antara latar belakang militer dengan pengusaha ini bisa sinkron" ujarnya.

"Mungkin orang menganggap bisnismen dengan seorang militer mungkin sulit bergabung. Tapi masyarakat bisa menilai kebutuhan negara ini dari yang harus dibenahi dari sektor bisnis dan bagian ekskutornya apabila Prabowo Presiden. Apa yang harus diperbaiki caranya seperti apa," lanjutnya.

Menurutnya, yang dibenahi adalah sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu pencegahan dan pengobatan sektor ekonomi juga.

“Ekonomi kekuatannya dari SDM. Kalau itu bisa diperbaiki maka bisa maksimal. Dari program perbaikan untuk melaju bersama diperbaiki sehingga beriringan,” ujarnya.

Ditempat yang sama salah seorang audiense atau masyarakat asal Sidoarjo Abdul Hafid mengatakan diskusi tersebut cukup menarik termasuk sosok Erick Thohir yang membuat gebrakan bersih-bersih BUMN.

"Karena dalam pergerakan yang kami lihat ke belakang, bersih-bersih yang dilakukan Erick Thohir menarik untuk dibahas lagi dan hal itu harusnya bisa dilakukan lebih luas lagi," ujarnya.

"Menurut saya Erick Thohir ini sudah tepat untuk melangkah selanjutnya," pungkasnya.

Baca Juga: Menteri BUMN Pastikan Peringatan HUT RI di IKN Gunakan Listrik Hijau

Editor : Ading
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.