Jumat, 04 Sep 2026 13:45 WIB

Penderita Kanker Payudara Meningkat di Surabaya, Dinkes Gencarkan SADANIS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Sep 2023 12:49 WIB
Ilustrasi kanker payudara
Ilustrasi kanker payudara

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya menyebut kasus penderita payudara di Kota Pahlawan mengalami peningkatan di tahun 2023.

Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina menjelaskan meningkatnya kasus penderita kanker payudara di tahun ini sebanyak 1.677 kasus.

"Berdasarkan data tahun 2022–2023 kasus kanker mengalami sedikit peningkatan yakni sebanyak 1,2 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya," kata Nanik, Rabu (20/9/2023).

Nanik menjelaskan bahwa rata-rata penyebab kanker payudara adalah pola makan yang buruk hingga mengalami obesitas seperti makanan tinggi lemak dan rendah serat, serta mengandung zat pengawet atau pewarna.

"Merokok dan terpapar asap rokok, kurang olahraga atau aktifitas fisik, dan tidak bisa mengelola stress," ujarnya.

Tak hanya itu, Nanik juga menjelaskan bahwa ada faktor yang tidak dikendalikan penyakit kanker payudara yakni karena genetik dari riwayat penyakit keluarga.  Beberapa kasus pun diketemukan pada perempuan yang mengalami menstruasi di usia dini atau di bawah 12 tahun.

"Sedangkan distribusi data kanker payudara berdasarkan usia ada pada range usia 19-59 tahun," jelasnya.

Oleh karenanya, untuk mencegah penyakit kanker payudara itu, Dinkes Surabaya melaksanakan skrining melalui SADANIS (Periksa Payudara Sendiri).

"Pemeriksaan dapat dilakukan di setiap Puskesmas bersamaan dengan skrining IVA," ucapnya.

Baca Juga: Cegah Penyakit TBC, Dinkes Surabaya Gandeng Ahli dari Cina-Korea

Untuk pemeriksaan dilakukan pada wanita usia produktif, yaitu usia 15 tahun ke atas, kata Nanik, apabila di temukan benjolan akan dilakukan rujukan.

"Rujukan dari Faskes Tk. 1 ke RS untuk mengetahui keganasan pada benjolan payudara," sebutnya.

Lebih lanjut Nanik menambahkan untuk upaya Dinkes dalam pencegahan dan pengendalian kanker payudara yakni dengan menguatkan kegiatan promotif dan edukasi untuk masyarakat agar mengetahui cara pencegahan dan terhindar dari penyakit kanker.

"Meningkatkan skrining SADANIS, melaksanakan Posyandu Prima untuk mendeteksi kesehatan pada wanita usia subur," tuturnya.

Lalu upaya tersebut juga dengan melakukan skrining faktor risiko PTM melalui Posbindu untuk mengetahui kebiasaan pola hidup dan mengedukasi melakukan PHBS secara konsisten.

Baca Juga: Misteri Limbah Medis di Exit Tol Tambaksumur Sidoarjo yang Mendadak Lenyap Sebelum Dievakuasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.