Senin, 02 Feb 2026 00:14 WIB

Pemkot Surabaya Tanam Cabai Serentak Bersama Kelompok Tani se-Surabaya

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 16 Sep 2023 10:03 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi menanam cabai
Wali Kota Eri Cahyadi menanam cabai

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar penanaman komoditi cabai serentak bersama kelompok tani urban farming dan para petani konvensional se-Surabaya, Jumat (15/9/2023).

Dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya sebagai upaya mengendalikan inflasi serta menyumbang tersedianya komoditi pangan.

Kepala DKPP, Antiek Sugiharti menyampaikan, kegiatan penanaman komoditi cabai ini merupakan salah satu cara Pemkot Surabaya bersama TPID Kota Surabaya dalam menjaga stabilitas harga pangan. Oleh sebab itu DKPP Kota Surabaya pun menyiapkan dan membuat pola tanam terhadap tanaman-tanaman yang memiliki pengaruh dalam naik-turunnya inflasi, salah satunya adalah komoditi cabai.

“Karena biasanya di  bulan Desember menjelang Natal dan tahun baru, harga cabai naik karena musim penghujan. Sebab, cabai adalah salah satu komoditas penyumbang angka inflasi yang cepat sekali naik-turunnya. Kali ini TPID Surabaya melalui DKPP melakukan penanaman serentak bersama, baik dilakukan di aset pemkot, kampung-kampung, kelompok tani urban farming,  dan para petani konvensional,” kata Antiek, Jumat (15/9/2023).

Seperti yang dilakukan di Kelurahan Waru Gunung, Kecamatan Karang Pilang, Kota Surabaya. Di sana, DKPP Kota Surabaya bersama Kelompok Tani Sopo Nyono Kelurahan Waru Gunung melakukan penanaman komoditi cabai. “Kita sudah mulai membibit, hari ini kita lakukan penanaman secara serentak. Untuk di Kelurahan Waru Gunung juga ada 4 kelompok tani yang turut terlibat. Di sini, pada pelaksanaannya kita lakukan dengan memanfaatkan aset BTKD (Bekas Tanah Kas Desa) untuk memperkuat ketahanan pangan,” ujar dia.

Meski bukan daerah penghasil cabai, Antiek lantas menjelaskan, dengan melakukan penanaman cabai secara serentak diharapkan dapat menyumbang persediaan komoditas cabai di Kota Surabaya. Dimana DKPP Kota Surabaya juga terus membantu beberapa infrastruktur pendukung. Mulai dari bibit, pupuk, dan mulsa atau material penutup tanaman budidaya bagi kelompok tani urban farming dan para petani konvensional.

“Selama ini kita mengambil komoditi dari kabupaten/kota lain, dengan harapan dengan penanaman cabai, minimal mengurangi kekurangan harga. Serta membantu menyumbang persediaan komoditas cabai. Mudah-mudahan ini bisa mempengaruhi dan paling tidak harganya tidak melonjak terlalu tinggi,” jelasnya.

Nantinya, apabila masyarakat di tingkat perkampungan ingin mereplika hortikultura bisa menyampaikan keinginannya ke DKPP Kota Surabaya. Sebab, DKPP Kota Surabaya juga terus membagikan bibit kepada warga yang ingin mengembangkan konsep urban farming di lingkup perkampungan.

“Kita juga membagikan bibit ke warga, selama ini RT/RW dan kelompok tani juga meminta bibit. Tapi karena untuk antisipasi inflasi, stok kita khususkan menyiapkan untuk penanaman. Kalau sudah di tanam semua, pembibitan jalan terus, masyarakat yang ingin melakukan penanaman bisa berkirim surat ke kita untuk di bantu bibitnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.