Jumat, 04 Sep 2026 20:11 WIB

Surabaya Darurat Narkoba, Ini Langkah Wali Kota Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 08 Sep 2023 17:58 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya telah melakukan beberapa upaya untuk memberantas dan mencegah peredaran serta penggunaan narkoba di Kota Pahlawan.

Eri menjelaskan beberapa upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya adalah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) Surabaya untuk memberi intervensi mitigasi dan preventif khususnya pada wilayah-wilayah yang dinyatakan sebagai zona merah atau berstatus bahaya narkoba. Diketahui BNNK Surabaya mencatat sebanyak 24 kelurahan di Surabaya dinyatakan darurat narkoba dengan ketegori status 'Bahaya'.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

"Upaya yang dilakukan kerjasama dengan BNN, tapi memang kita sudah tahu sendiri ada wilayah yang di sekitar Surabaya itu memang wilayah yang seperti itu lah (terkenal peredaran narkoba,red)," kata Eri, kepada selalu.id, Jumat (8/9/2023).

Eri menjelaskan salah satu upayanya adalah menggerakkan kegiatan-kegiatan yang ada di Balai RW. Dengan begitu, masyarakat terhindar dari hal-hal negatif dan bahaya narkoba.

"Balai RW difungsikan maka pergerakan peredaran (narkoba) gak mungkin bisa berjalan. Karena setiap balai RW gerak, setiap wargane guyub, RTnya juga gerak. Jadi, tidak akan ada hal-hal yang seperti itu. Itu yang kita lakukan sebenernya," ungkap Eri.

Terkait sosialisasi, Eri menerangkan bahwa Pemkot sudah mempunyai satgas-satgas di setiap kampung. Namun, agar lebih maksimal dirinya ingin menguatkan kegiatan masyarakat di Balai RW.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

"Misalnya kawasan Perda rokok, gak boleh rokok sembarangan. Jadi jaga sekampung dengan perda itu. Jadi, rasa empati itu yang kita munculkan, menyelesaikan masalah tidak dilakukan dengan gebyar ataupun melalui satgas-satgas," jelasnya.

"Kita menggungahh masyarakat untuk punya rasa empati dan itu dimunculkan dari kegiatan-kegiatan di balai RW dulu. Ketika kegiatan di balai RW itu bergerak, maka empati iku akan muncul dan akan menjaga lingkungannya dari sampah, narkoba, dari semuanya. Dari kegiatan yang negatif. Maka itu yang dilakukan," imbuhnya.

Terlebih lagi BNNK menyebutkan wilayah Surabaya yang darurat narkoba rata-rata berasal dari masyarakat kelas kebawah yang lingkungannya dekat dengan tempat hiburan malam. Bahkan, banyak anak-anak maupun pelajar yang terlibat pengedar maupun narkoba. Menanggapi hal ini, Eri menjelaskan bahwa Pemkot sudah melakukan upaya melalui Puspaga yang mulai aktif di setiap Balai RW. Sehingga, bisa juga menjadi pusat pendidikan keluarga.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

"Melalui Puspaga kita sampaikan kepada orang tua jangan sampai anak-anaknya berkegiatan negatif, seperti ikut geng motor. Jangan sampai terpapar ganja dan narkoba. Jadi, salah satunya kenapa saya gerakan Balai RW dengan Puspaga itu sebernya harus menjaga dulu," tegasnya.

Lebih lanjut Eri juga menerangkan bahwa Kapolrestabes juga melakukan upaya pencegahan narkoba tersebut. Dengan menjaga kampung disetiap pos-pos kampling dengan bekerjsama dengan RT/RW.

"Pak Kapolrestabes juga sudah menggerakkan jajarannya untuk menjaga kampung-kampung yang berstatus bahaya pencurian sehingga di sana ada penjagaan terkait narkoba," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.