Minggu, 06 Sep 2026 21:57 WIB

SMK Prapanca 2 Dibuka Kembali, Siswa dan Guru Sujud Syukur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Sep 2023 12:56 WIB
Para siswa dan guru sujud syukur karena sengketa telah berakhir
Para siswa dan guru sujud syukur karena sengketa telah berakhir

selalu.id - Puluhan siswa-siswi dan pihak sekolah terharu bahagia melihat SMK Prapanca 2 yang disegel hampir 1,5 tahun akibat kasus sangketa lahan antara Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT), kini akhirnya terbuka kembali.

Pantuan selalu.id, sekitar pukul 09.30 WIB, gerbong sekolah yang selama ini digembok kini telah resmi dibuka. Sorakan puluhan siswa-siswi pun membahana, Bahkan, saking senangnya sebagian dari siswa dan guru melakukan sujud syukur.

Salah satu murid SMK Prapanca 2 kelas XI Jurusan Broadcasting, Shendy Hyuga Darmawan menungkapkan kegembiraan mereka bisa melakikan pembelajaran di gedung sekolahnya sendiri.

"Perasaannya senang sudah bisa dibuka dan masuk ke gedung sendiri melakukan pembelajaran dengan baik menjadi generasi penerus bangsa maju ke depannya merdeka belajar di sekolah sendiri. Terima kasih Kapolres yang sudah memediasi membantu masalah ini sampai dibuka kembali," ungkapnya.

Selama menumpang di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi - Almamater Wartawan Surabaya (STIKOSA-AWS), Shendy merasa tidak nyaman untuk belajar dan tidak leluasa melakukan praktek. Sebab, alatnya tidak lengkap.

"Di AWS 3 bulan, di Prapanca 1 selama 3-4 bulan. Di AWS kita terganggu sama anak kampus. Disini di gedung sendiri leluasa praktik peralatan lengkap dan gedung milik sendiri. Ada alat disana tapi cuma sedikit," terangnya.



Hal yang sama juga diungkapkan oleh kedua siswi Marsya dan Aisyah kelas XI Jurusan akutansi mengatakan bahwa selama ini kurang merasakan fasilitas sekolah dan tidak bisa memaksimalkan pembelajaran. Mereka merasa ingin seperti sekolah lain yang bisa berkerasi namun di sekolahnya tidak.

"Disini fasilitasnya ada, disana (numpang) gak ada, di sekolah ada AC nya lebih enak belajarnya. Kami sedih tidak bisa maksimal belajarnya. Sekolah lain bisa berkreasi, kita tidak," ungkap keduanya.

Dengan dibuka kembali sekolahnya, Keduanya berharap SMK Prapanca 2 bisa berjaya kembali, "Harapan bisa kembali jaya kaya dulu lagi," harapnya.

Baca Juga: Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu



Sementara Kepala Sekolah SMK Prapanca 2, Gugus Legowo mengungkapkan terharunya pihak sekolah perjuangan yang sangat panjang. Dirinya pun mengapresiasi Kapolrestabes Surabaya bisa mendamaikan kedua pihak atas sangketa bangunan lahan ini.

"Upaya Kapolrestabes Surabaya ini saya apresiasi, saya terharu. Kapolres luar biasa sehingga anak-anak bisa kembali menuntut ilmu" jelasnya.

"Buat kami saya mengimbau seluruh masyarakat dan seluruh pemerhati pendidikan, pendidikan ini penting harapan bangsa, ini amanah undang-undang, agar tidak terjadi lagi keadaan berdampak negatif kepada anak," pungkasnya.

Baca Juga: Pelaku Pengeroyokan Brutal di Diskotek Triple X Surabaya Ditangkap, Ini Identitas dan Motifnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.