Selasa, 21 Jul 2026 20:00 WIB

Kunjungi Sidoarjo, Bambang DH Ajak Semua Elemen Bergerak Melawan Pandemi Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Jul 2021 14:14 WIB
Bambang DH saat melakukan kunjungan kerja
Bambang DH saat melakukan kunjungan kerja

Sidoarjo (selalu.id) - ‘Perang’ melawan virus corona belum usai. Perlu kerjasama semua pihak untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini. Langkah strategis bisa dilakukan semua pihak dan elemen masyarakat agar segala kendala bisa dilalui.

Baca Juga: MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Hal tersebut diurai Anggota Komisi III DPR RI, Bambang DH saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidoarjo, Senin (26/7/2021). Walikota Surabaya Tahun 2002-2010 ini bertandang ke Polresta Sidoarjo, Kejari Sidoarjo dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo.

"Banyak hal-hal yang kami diskusikan bersama. Harapannya ada solusi efektif untuk bersama-sama menangani pandemi ini," ujarnya usai berkunjung ke Polresta Sidoarjo dalam rangka Reses Perorangan Masa Sidang V Tahun 2020-2021.

Untuk diketahui, saat  berkunjung ke Polresta Sidoarjo, Bambang DH  diterima Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro dan jajaran.

"Kami juga berbagi berbagai kebijakan yang dilakukan kepala daerah lain seperti di Surabaya misalnya. Bila bagus dan cocok untuk Sidoarjo bisa saling adopsi kebijakan," katanya.

Dalam diskusi itu ditemui berbagai kendala lapangan misalnya mobilitas antara penduduk Sidoarjo dan Surabaya sangat masih dan nyaris tidak ada sekat. Banyak penduduk Sidoarjo yang melakukan tes swap di Surabaya, sehingga kesulitan untuk mendapatkan hasil tracing murni Kota Delta ini. 

Terkait ketersediaan obat-obatan, Sidoarjo sebenarnya memiliki beberapa produsen obat dan vitamin. 

"Secara produksi mereka mampu, tetapi mengalami kesulitan bahan baku yang harus diimpor. Sedangkan untuk oksigen, salah satu produsen yang ada di Sidoarjo mengungkapkan jika sudah memaksimalkan produksinya. Selain itu hasil produksi juga harus dibagi untuk Provinsi lain," ceritanya.

Sementara itu, saat bertemu dengan Kejari Sidoarjo, Arief Zahrulyani berbagai langkah juga telah dilakukan. Kejari Sidoarjo juga bersama dengan Forkopimda memberikan bantuan untuk mensukseskan program pemerintah seperti vaksinasi. Namun ada beberapa hambatan seperti minimnya tenaga input data.

"Kejari juga mengusulkan agar denda terhadap prokes bisa diwujudkan dalam bentuk bantuan sosial bagi masyarakat," katanya.

Ketika di DPC PDIP Kota Sidoarjo, Bambang DH juga menerima laporan meninggalnya pengurus akibat pandemi. Sehingga segala bentuk kegiatan dialihkan secara daring/online.

Bambang DH berharap dengan diperpanjangnya PPKM  level 4 ini, kelemahan-kelemahan yang ada segera dibenahi. Mulai bantuan sosial, bagaimana bisa cepat sampai dengan ketepatan sasaran. Mahal dan lamanya hasil PCR, kesulitan tabung oksigen, kesulitan mendapatkan obat walau sudah memiliki resep, dan terbatasnya mendapat ruang perawatan bagi pasien yang harus ditangani tenaga medis. Masyarakat juga bisa berperan ikut menekan penyebaran dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan akibat pandemi ini dengan langkah-langkah kecil misalnya disiplin dan tertib terhadap protokol kesehatan, berbagi informasi penting seperti dimana mendapatkan oksigen, dimana bisa test PCR, mendapatkan plasma konvalesen dan sebagainya. 

"Semoga kita semua sehat dan pandemi bisa segera berakhir," pungkasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.