Selasa, 03 Feb 2026 21:52 WIB

Hampir Semua SMP Swasta di Surabaya Kurang Murid, Koordinator Kepala Sekolah: Ada Oknum Nakal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Jul 2023 13:43 WIB
Situasi SMP Swasta yang kekurangan murid
Situasi SMP Swasta yang kekurangan murid

selalu.id - Musyarawah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Surabaya menyebut bahwa ada sejumlah oknum SMP Negeri masih membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), meski sudah ditutup.

Koordinator MKKS SMP Swasta Surabaya, Erwin Darmogo mengaku menerima info bahwa masih banyak calon siswa yang belum mendaftar SMP. Padahal, ia menyebut 90 persen SMP Swasta kekurangan murid dan belum terpenuhi pagunya.

"Iya 90 persen belum terpenuhi pagu-nya. Karena banyak yang ingin masuk negeri. Ada oknum-oknum nakal tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk mengarahkan tetap masuk negeri walaupun PPDB sudah ditutup," tegas Erwin, Jumat (21/7/2023).

Erwin menyampaikan tercatat ada 262 SMP swasta di Surabaya, diantaranya, baru 10 persen SMP swasta yang sudah terpenuhi murid baru. Meskipun begitu pihaknya tetap meminta Dispendik untuk segera mensosialisasikan bahwa PPDP sekolah negeri tetah ditutup.

"Kami minta kepada Dispendik untuk mensosialisasikan bahwa PPDB negeri sudah tutup dan silahkan daftar ke sekolah swasta," tegasnya.

"Dan mohon itu direalisasikan karena ada temen-teman dari swasta yang belum dapat murid. Itu kami tunggu, kami mohon dengan sangat Pak Wali," lanjutnya.

MKKS swasta pun telah berkomunikasi dengan Dispendik untuk murid yang telah masuk ke sekolah swasta tetapi beralih haluan masuk ke sekolah negeri agar kembali ke sekolah swasta awalnya.

"Tapi kan enggak semudah itu prosedurnya. Kalau orang tua yang minta cabut berkas (mengundurkan diri) ya itu haknya orang tua murid. Kita tak bisa menahan," jelasnya.

Lebih lanjut Erwin menilai sekolah swasta selalu kekurangan murid sejak PPDB Zonasi diterapkan tahun 2017. Bahkan, sejak 2018 kasus kekurangan murid meningkat.

"Ini paling tinggi dari tahun 2018 kasus sekolah kekurangan murid. Ini semakin parah di era Pak Wali Kota Eri Cahyadi. Tahun ini tinggi persentasenya," ungkapnya.

Ia kembali menyampaikan salah satu penyebab pagu tak terpenuhi karena banyak calon siswa baru yang belum daftar. Sebab, menunggu sekolah negeri padahal PPDB sudah ditutup.

"Kami tunggu 1-2 hari ke depan bagaimana aksi dari Dispendik kalau tidak ada tindakan kami sowan ke Pak wali untuk menuntaskan masalah imi. Ini juga masih MPLS," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Sistem PPDB 2024 Bakal Berubah Lagi? Begini Usulan MMKS Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.