Kamis, 04 Jun 2026 04:49 WIB

Pungli Berkedok Infaq di Sekolah, Dispendik Surabaya: Laporkan ke Hotline Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Jul 2023 09:26 WIB
Kepala Dispendik, Yusuf Masruf
Kepala Dispendik, Yusuf Masruf

selalu.id - Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya berupaya melakukan pencegahan pungutan liar (Pungli) terhadap siswa-siswa diingkungan institusi pendidikan. Terutama terkait penyalahgunaan infaq sekolah.

Kepala Dispendik, Yusuf Masruf menjelaskan sampai saat ini pihaknya belum menemukan pungli yang berhubungan dengan infaq di sekolah-sekolah.

"Kita lihat dulu kondisi sekolah. Misalnya kalau salat Jumatan ada infaq pakai kotakan itu kan pembiasaan positif untuk anak-anak," kata kepada selalu.id, Sabtu (15/7/2023).

Meski begitu, Yusuf memastikan bahwa infaq yang ada di sekolah itu seperti berkurban, sedakah ketika salat di Masjid sekolah.

"Kalau di masjid sekolah setelah salat Jumat Dzuhur kotaknya jalan, mungkin gitu. Ini pemahaman saya, di masjid sekolah pembiasaan positif," ungkapnya.

"Mudah-mudahan gak ada pungli berkedok infaq. Saya cek selama ini tidak," lanjutnya.

Lebih lanjut Yusuf juga mengimbau kepada setiap sekolah termasuk guru-guru untuk mengantisipasi adanya pungli di lingkungkan pendidikan. Misal melakukan penarikan di dalam kelas untuk sedekah, tapi ternyata bukan untuk itu.

"Tapi orang tua juga harus memahami bentuk pembelajaran, edukasi anak, sedekah dan infaq yang mengajarkan hakikat kepedulian bagi siswa," jelasnya.

Tak hanya itu, Yusuf meminta orang tua atau wali murid jika menemukan kasus pungli untuk bisa melapor ke Dispendik Surabaya dengan hubungi hotline 0811-311-57777.

"Saya kasih informasi. Hotline juga menerima laporan penyalahgunaan pembayaran termasuk wisuda, PPDB, pungli lain jadi satu. Bisa melaporkan kalau ada tanda-tanda pungli," tutupnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.