Senin, 05 Okt 2026 02:08 WIB

PDIP Digandrungi Perempuan di Surabaya, Agatha: Sinyal Kemenangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Jul 2023 22:15 WIB
Wakil Ketua Bidang Pertanian, Perikanan, dan Lingkungan Hidup DPC PDIP Surabaya, Agatha Retnosari 
Wakil Ketua Bidang Pertanian, Perikanan, dan Lingkungan Hidup DPC PDIP Surabaya, Agatha Retnosari 

selalu.id -  Surabaya Survei Center (SSC) melakukan survei pada Kamis lalu (13/7/2023). Survei tersebut tidak hanya terkait tokoh-tokoh politik yang masuk dalam bursa dalam kompetisi Pemilu 2024 mendatang, melainkan juga pandangan pemilih perempuan terhadap representasi partai politik ideal bagi mereka.

Terkait hal itu, PDI Perjuangan Surabaya menjadi partai yang dipilih oleh mayoritas kelompok pemilih perempuan di Surabaya. Peneliti Senior SSC, Ikhsan Rosidi mengungkapkan, PDIP memuncaki pilihan sebagai partai yang paling dipilih oleh kelompok pemilih perempuan di Surabaya dengan meraih angka 49,8 persen.

“Baru kemudian diikuti oleh Gerindra dengan 7,5 persen dan PKB dengan 7,2 persen, serta Golkar dengan 6,5 persen, Demokrat dengan 6,2 persen. Partai-partai lainnya hanya berada di kisaran 3 persen ke bawah,” katanya.

Merespon hasil survei tersebut, kader perempuan yang juga Wakil Ketua Bidang Pertanian, Perikanan, dan Lingkungan Hidup DPC PDIP Surabaya, Agatha Retnosari menganggap sebagai sinyal kemenangan PDIP di Kota Pahlawan.

“Ini kepercayaan yang luar biasa buat PDI Perjuangan Kota Surabaya. Bisa dibilang ini sebuah sinyal kemenangan untuk partai di tahun 2024,” kata Agatha saat dihubungi, Sabtu (14/7/2023).

Suara perempuan, lanjut Agatha akan cukup mempunyai pengaruh banyak mengingat, populasi pemilih perempuan yang lebih banyak dari laki-laki. Terlebih lagi pemilih pemula atau milenial.

“Kepercayaan ini tentunya menjadikan semangat kader PDI Perjuangan Kota Surabaya semakin berkobar. Perempuan dan millenial sudah di barisan kita,” ujar Agatha yang juga Anggota Komisi B DPRD Jatim.

Menurutnya, pengaruh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang selalu meminta kadernya untuk turun ke bawah, untuk menangis dan tertawa bersama rakyat. "Selalu bersama rakyat terutama saat mereka mengalami kesulitan,"ungkap Agatha.

Selain itu, DPC PDI Perjuangan Surabaya mempunyai program - program kerja yang pro wong cilik, terutama bagi kaum perempuan. Tak ketinggalan, program pemberdayaan perempuan melalui urban farming, perikanan darat, dan pendampingan UMKM

"Program - program tersebut yang dirasakan masyarakat punya manfaat. Sehingga mereka (rakyat) merasakan kehadiran kader - kader PDI Perjungan," pungkasnya.

Diketahui dari hasil survei SSC tersebut, terdapat lima Besar Partai Pilihan Perempuan, antara lain;
1. PDIP : 49,8 persen
2. Gerindra : 7,5 persen
3. PKB : 7,2 persen
4. Golkar : 6,5 persen
5. Demokrat : 6,2 persen. (Adg)

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lima Kendaraan Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto, Begini Kondisi para Korban

Atas insiden ini, Sat PJR Polda Jatim mengimbau para pengguna jalan tol untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan.

Persela Lamongan Menang Lagi, Kini Bungkam Barito Putera 0-1

Hasil manis ini menjadi modal krusial bagi Persela Lamongan untuk terus bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship 2026/2027.

Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Gubernur Khofifah menyebut bantuan alsintan bertujuan meningkatkan efisiensi kerja petani agar produktivitas pertanian di Jatim terdongkrak.

Detik-detik Takmir Amankan Pencuri Kotak Amal di Masjid Baitusshodiqqin Nganjuk

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid dan musala lain di Kabupaten Nganjuk untuk lebih waspada, apalagi di jam-jam sepi.

Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Gubernur Jatim Khofifah mengatakan, selain untuk menstabilkan harga, pasar murah ini juga digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Pemprov Jatim ke-81.

Armuji Minta Ranting PDIP Surabaya Ambil Hati Warga di Pemilu 2029, Jangan Main Proyek!

Armuji menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kader yang menjadikan posisi politik sebagai sarana mencari keuntungan dari masyarakat.