Minggu, 04 Okt 2026 10:11 WIB

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Penampakan hutan Gunung Arjuno yang terbakar. (Dok. Adpim Pemprov Jatim).
Penampakan hutan Gunung Arjuno yang terbakar. (Dok. Adpim Pemprov Jatim).

selalu.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo di lereng Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur, pada Rabu (19/8) dini hari.

Petugas mendeteksi setidaknya tiga titik api di kawasan tersebut.

Baca Juga: Polisi Pasuruan Antisipasi Karhutla Meluas di Bukit Keciri Perbatasan Malang

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur, Jumadi, membenarkan kemunculan kobaran api yang mulai terlihat warga dan petugas sekitar pukul 01.00 WIB.

"Intinya kejadian mulai titik terlihat tadi malam sekitar jam 01.00 WIB. Sekarang prinsipnya saya sudah memberangkatkan tim kami yang di pos Sumber Brantas. Itu karena terlihat tiga spot," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Jumadi menjelaskan, sebaran titik api berada di atas wilayah Pondokan dan sekitar Lembah Kidang. Meski begitu, pihak otoritas belum bisa membeberkan secara rinci total luasan lahan yang terbakar.

Sebagai langkah penanganan cepat, helikopter siaga disiapkan untuk pemadaman udara (water bombing) guna mencegah api makin meluas.

"Kemungkinan untuk water bombing. Walau water bombing jangan dipersepsikan parah. Ini mumpung masih kecil, itu di-water bombing itu cepat selesai," jelasnya.

Namun, proses pemadaman udara sempat terkendala faktor cuaca di lapangan.

Baca Juga: Kebakaran di Lereng Gunung Lawu Magetan, Personel Gabungan Dikerahkan Padamkan Api

"Tapi tadi heli sudah asesmen. Cuma karena anginnya kencang ndak berani. Keselamatan pesan. Heli sudah standby," tambah Jumadi.

Jalur Pendakian Ditutup, Seluruh Pendaki Dipastikan Dipaksa Turun

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan tertuang dalam Surat Pengumuman UPT Tahura Raden Soerjo Nomor 500.4.6.10/1276/123.7.2/2026.

Baca Juga: Polda Jatim Siaga Penuh Amankan 7 Gunung Rawan Karhutla

Petugas gabungan langsung menyisir seluruh jalur untuk memastikan tidak ada pendaki yang terjebak di kawasan rawan tersebut.

"Iya (ditutup). Karena ada pendaki yang tadi di Lengkehan sudah turun semuanya. Kemudian yang di Pos Tretes ini tadi tim saya nyusul ke atas untuk bisa memastikan mereka sudah keluar semuanya," tegasnya.

Pihak Dinas Kehutanan Jatim memastikan kawasan puncak hingga pos-pos pendakian kini sudah bersih dari aktivitas pendaki.

"Untuk pendaki clear. Itu pendaki di luar yang ekspedisi. Lewat tiga jalur mereka sudah clear semuanya," pungkas Jumadi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kembali Dipercaya Investor, SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026

Penandatanganan LoI dilakukan di sela pelaksanaan EJIF 2026 yang berlangsung di Grand City Convex Surabaya yang digelar selama dua hari mulai 1-2 Oktober 2026.

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.