Minggu, 04 Okt 2026 02:15 WIB

Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat berikan ekspose kearsipan. (Dok. Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat berikan ekspose kearsipan. (Dok. Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa kearsipan bukan sekadar urusan administrasi, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja pemerintahan. 

Tertib arsip diperlukan agar setiap kebijakan, regulasi, dan pelaksanaan program pemerintah memiliki dokumentasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Penegasan itu disampaikan Ning Ita, sapaan akrab wali kota pada saat ekspose nilai hasil pengawasan kearsipan internal tahun 2026 di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Rabu (19/8/2026). 

Menurutnya, pengelolaan arsip memiliki keterkaitan dengan sejumlah indikator penyelenggaraan pemerintahan.

Ning Ita menyebut kearsipan berkaitan langsung dengan penilaian Reformasi Birokrasi, Indikator Kinerja Utama (IKU) kepala daerah, Pemerintahan Digital (PEMDI), hingga Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Karena itu, kualitas pengelolaan arsip turut mencerminkan tertibnya tata kelola pemerintahan.

“Jadi jangan menganggap kearsipan itu sebelah mata. Tidak mungkin pemerintahan ini menyusun sebuah regulasi tanpa ada guna dan manfaatnya,” tegasnya.

Baca Juga: Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Dari hasil evaluasi, nilai rata - rata kearsipan Pemerintah Kota Mojokerto pada 2026 mencapai 79,32 dengan predikat BB. Capaian tersebut melampaui target dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 yang ditetapkan sebesar 76.

Ke depan, Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan peningkatan kualitas kearsipan secara berkelanjutan. Target dalam RPJMD 2027 ditetapkan mencapai 82, atau setara dengan predikat A. 

Ning Ita meminta seluruh OPD memastikan capaian kearsipan terus mengalami perbaikan dan tidak stagnan maupun menurun.

Baca Juga: Kabid TIK dan Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti, Ini Daftarnya

“Progresnya harus baik, membaik, progres positif. Jangan sampai tetap atau bahkan menurun,” jelasnya.

Pada kesempatan ini juga diserahkan piagam penghargaan bagi 10 Perangkat Daerah dengan perolehan nilai tertinggi laporan audit

kearsipan internal, di antaranya Dispusip, BPKPD, DKPP, Dishub, Inspektorat, Diskominfo, Diskopukmperindag, Bapperida, Disporapar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.

Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

PT Pelindo Terminal Petikemas menyebut transformasi tersebut telah mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memangkas waktu singgah kapal dan barang berada