Kamis, 01 Okt 2026 20:50 WIB

Pemain dan Penonton Soekarno Cup 2026 Hening Cipta untuk Korban Gempa Flores

Pemain bola Soekarno Cup mengheningkan cipta untuk korban gempa Flores sebelum bertanding.
Pemain bola Soekarno Cup mengheningkan cipta untuk korban gempa Flores sebelum bertanding.

selalu.id - Duka atas gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), turut dirasakan insan sepak bola dalam gelaran Soekarno Cup 2026 di Jawa Timur. Sebelum kick-off pertandingan pada Sabtu (15/8/2026), para pemain muda, official, panitia, dan penonton serentak mengheningkan cipta untuk mendoakan para korban bencana.

Gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu pagi membuat suasana kompetisi yang biasanya dipenuhi sorak-sorai seketika berubah menjadi khidmat. Aksi tersebut digelar di sejumlah venue yang menjadi lokasi pertandingan Soekarno Cup 2026 di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan.

Baca Juga: Kunjungi Rumah Jokowi dan Usulkan Rehabilitasi, Kader PDIP Surabaya Dipecat

Para pemain dari kedua tim yang akan bertanding berdiri berdampingan di tengah lapangan. Mereka menundukkan kepala dan memanjatkan doa, diikuti penonton di tribun yang menghentikan sejenak dukungan kepada tim masing-masing. Suasana semakin mengharukan ketika sejumlah penonton yang memiliki kerabat di NTT terlihat meneteskan air mata.

Juru Bicara Soekarno Cup, Anang Ma’ruf, mengatakan mengheningkan cipta menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi bencana.

Baca Juga: KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027

“Di balik semangat kompetisi dan olahraga, ada rasa persaudaraan bangsa yang tak boleh terputus. Mengheningkan cipta ini merupakan bentuk simpati dan doa terbaik kami untuk saudara-saudara di Flores, NTT, agar diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini,” ujar Anang yang juga legenda Timnas Indonesia.

Menurut Anang, momen tersebut menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan berada di atas persaingan olahraga. Para penonton dan pemain muda yang berasal dari berbagai daerah dipersatukan dalam keheningan untuk menyampaikan doa serta dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Baca Juga: Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Bagi penyelenggara dan peserta Soekarno Cup 2026, pertandingan tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan di lapangan hijau. Di tengah musibah yang menimpa masyarakat NTT, kompetisi tersebut juga menjadi momentum untuk menunjukkan kepedulian dan semangat persaudaraan antarsesama anak bangsa.

Setelah prosesi mengheningkan cipta selesai, pertandingan kembali dilanjutkan. Namun, keheningan beberapa menit sebelum kick-off meninggalkan pesan kuat bahwa rivalitas di lapangan tidak menghapus rasa kemanusiaan dan solidaritas terhadap mereka yang sedang tertimpa bencana. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Miris, Banyak Toilet Sekolah di Surabaya Rusak hingga Ruang Kelas Tanpa Pintu

Temuan ini sangat miris, karena pembangunan manusia di Kota Surabaya yang ditandai dengan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Lima Pelaku Ganjal ATM Dibekuk, Beraksi di Banyuwangi hingga Merak

Lima orang tersangka diamankan dalam operasi yang digelar di lima wilayah berbeda.

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri

Dalam momen itu, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Dedi Prasetyo.

Daftar Lengkap Reshuffle Menteri dan Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo

Langkah perombakan ini tercatat menjadi reshuffle ke-7 di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemkab Sidoarjo Teguhkan Komitmen dalam Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Kesaktian Pancasila

Momentum 1 Oktober ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga ideologi Pancasila sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan.

Digeruduk Gempar Jatim, Citraland Surabaya Bantah Privatisasi Air

Perwakilan manajemen Marketing Officer Citraland, Rina, mengaku tak memiliki kewenangan untuk menjelaskan persentase pengelolaan air di kawasan tersebut.