Kamis, 04 Jun 2026 16:47 WIB

DLH Surabaya Sisir Sungai, Cegah Warga Buang Rumen Hewan Kurban

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Jun 2023 14:09 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya melakukan penyisiran di sejumlah sungai
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya melakukan penyisiran di sejumlah sungai

selalu.id - Hari Raya Idul Adha yang identik dengan pembagian daging kurban masih menyisahkan satu kebiasaan membuang rumen atau jeroan di sungai. Tentu saja kebiasaan membuang rumen di sungai bisa berdampak buruk bagi ekosistem.

Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya melakukan penyisiran di sejumlah sungai guna mencegah warga yang membuang rumen di sungai. Kepala Dinas DLH Sudabaya Agus Hebi Djuniantoro pun telah melakukan sosialisasi menghimbau warga untuk tidak cuci rumen di sungai, sejak kemarin.

Baca Juga: Asem Belanda di Ahmad Yani Keropos, DLH Tingkatkan Kewaspadaan

"Surat tanggal 17 Juni 2023 sudah meluncur ke Camat dan Lurah, seharusnya ada sosislisasi untuk tidak membuang rumen ke sungai kepada RT dan RW. Kita keliling memastikan itu," kata Hebi, kepada selalu.id

Terlebih lagi, dalam surat edaran itu terdapat klausal tindaklanjut kepada warga setempat yang menghiraukan imbauan itu.

Baca Juga: Keciduk Buang Kotoran Hewan Kurban di Sungai Kalimas, Begini Peringatan DLH

"Kemarin tim yustisi DLH dan Satpol PP juga telah menginfokan ke camat untuk tindaklanjutnya," ujarnya.

Hari ini, petugas DLH Surabaya pun melakukan penyisiran salah satunya di Sungai Kalimas, di Kawasan Jalan Ngagel. Pantuan selalu.id di lapangan, sejumlah warga di sekitar Sungai Kalimas masih ada beberapa warga yang melakukan mencuci mecuci jeroan hewan kurban.

Baca Juga: Motor Roda Tiga Milik Pemprov Jatim Nyebur Sungai di Surabaya, Pengemudi Masih Berusia 17 Tahun

Hebi pun meminta warga yang sengaja mencuci rumen atau membuang jeroan untuk tidak melakukannya di sungai. Sebab, membuang rumen bisa membawa peluang penyakit dari hewan kurban mengkontaminasi air sungai.

"Rumen dilarang karena khawatir sapinya berpenyakit bisa mengkontaminasi air sungai, bahaya untuk lingkungan," tegasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.