Rabu, 04 Feb 2026 03:52 WIB

Pasangan PDIP Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Surabaya, Ini Maknanya Menurut Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Sep 2020 15:41 WIB
Eri Cahyadi dan Armuji saat mengambil undian nomor urut
Eri Cahyadi dan Armuji saat mengambil undian nomor urut

Surabaya (selalu.id) - Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota (Cawali-Cawawali) Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji, mendapat nomor urut 1 dalam Pilkada Surabaya. Ada makna spesial dan religius dalam angka 1 yang dirasakan Eri Cahyadi.

Menurut cawali yang diusung PDI Perjuangan ini, angka satu merupakan simbol Ketuhanan Yang Maha Esa di dalam Pancasila. Itu artinya, semua yang dijalani bersumber dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Hal itu sejalan dengan niat sejak awal ia maju sebagai Cawali Surabaya yang didampingi Cawawali Armuji. Yakni lillahi ta’ala, atau yang memiliki arti ‘hanya karena Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa’.

Baca Juga: Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

"Jadi semua itu hanya karena Allah ta’ala. Karena itu, sejak awal kita niatkan pergerakan ini lillahi ta’ala. Bukan hanya untuk mencari kekuasaan, bukan hanya untuk kemenangan saja. Karena lillahi ta’ala itulah maka perjuangan kita untuk kemaslahan umat dan untuk kesejahteraan rakyat. Karena niatan lillahi ta’ala, alhamdulillah ditunjukkan sama Allah, kita diberi nomor urut 1," kata Eri Cahyadi, ditemui usai acara Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon di Hotel Singgasana, Kamis (24/9/2020).

"Nomor satu ini bikin kami tambah semangat. Ini sesuai berbagai program yang saya siapkan bersama Cak Armuji, bahwa semua program selalu menomorsatukan masyarakat. Ada pembukaan lapangan kerja, pelayanan pendidikan, kesehatan; nah semuanya itu rakyat selalu jadi nomor satu," ujarnya.

Baca Juga: Armuji Resmi Pimpin DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono Datang Beri Selamat

Setelah mendapat nomor urut ini, pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi dimasa kampanye nanti. Namun Eri berjanji tidak akan melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Seperti haus mematuhi protokol kesehatan, seperti saat kampanye tidak boleh melebihi 100 orang dan aturan protokol kesehatan lainnya.

"Jika ada konser, akan kita gelar secara virtual. Pokoknya apa yang disyaratkan oleh KPU, akan kita ikuti. Hal ini juga sesuai pesan dari Ibu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, yang harus mematuhi protokol kesehatan," ujar mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Baca Juga: Armuji Nahkodai PDIP Surabaya, Pasang Target Kembalikan Jumlah Kursi DPRD

Terkait program ke depan, Eri mengatakan, pihaknya akan terus melakukan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan akan melakukan kebaikan-kebaikan baru lainnya. Contohnya adalah mengkoneksikan antara Surabaya timur,barat, utara dan selatan dengan pembangunan Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) dan  Jalan Luar Lingkar Barat (JLLB).

"Nanti juga akan kita garap program lainnya seperti transportasi masal modern. Insya Allah nanti semua wilayah di Surabaya ini akan bisa terhubungkan. Dengan infrastruktur terkoneksi, ekonomi bisa bersinergi. Muaranya akan bisa menyejahterakan rakyat Surabaya," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.