Rabu, 22 Jul 2026 00:19 WIB

Warga Sambat dan Bandingkan Kondisi Jalan Surabaya dengan Kota Lain: Surabaya Kok Gini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Mei 2023 16:06 WIB
Jalanan tambal sulam di Surabaya
Jalanan tambal sulam di Surabaya

Selalu.id - Warga sambat sejumlah jalanan di Kota Surabaya banyak rusak dan lubang-lubang yang dapat membahayakan pengendara lain.

Seperti kawasan Jagir Wonokromo dan Panjang Jiwo banyak yang jalanannya kini tidak halus meski sudah ditambal aspal. Apalagi, banyaknya titik jalanan yang berlubang.

Salah satu warga Surabaya yakni penjual Es Legen di kawasan Jagir, Dasmiran mengaku sering kali melihat jalanan rusak di wilayahnya tersebut.

"Jalan rusak biasanya, tapi memang biasanya ada perbaikan di malam hari (ditambal)," kata Dasmiran saat ditemui awak media, Rabu (10/5/2023).

Melihat kondisi jalanan di Kota Surabaya, Dasmiran menilai jalanan di daerah lain justru lebih mulus.

"Surabaya kok gini? Di kota lain, di wilayah kotanya jalannya mulus-mulus. Apalagi daerah Tuban, Lamongan banyak yang mulus, dulu parah, sekarang banyak kemajuan," ujarnya.

Ia heran mengapa Surabaya yang termasuk kota metropolitan justru jalanannya tidak mulus dan banyak tambalan sana-sini, membuat pengendara lain tidak nyaman mengendara.

"Semuanya pemakai jalan jelas gak nyaman karena banyak tambalan. Surabaya sendiri kenapa seperti ini. Padahal dulu jadi kota percontohan bagi kota lainnya," ungkapnya.

Karena itu, Dasmiran berharap kedepannya Pemerintah Kota bisa membenahi lebih baik jalanan-jalanan kota yang rusak tersebut.

"Minimal sama seperti lainnya. Kalau bisa lebih sebagai contoh kota dibawahnya. Surabaya loh ini," harapnya.

Hal yang sama juga dirasakan pengendara Ojek Online, Agus mengatakan bahwa tambal-tambalan aspal itu menganggu pengendara dan membuat tidak nyaman.

"Tembelan itu ganggu. Tapi disini (Panjang Jiwo,red) paling akeh," ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut sejumlah jalanan-jalanan yang rusak di Kota Surabaya bukanlah prioritas Pemerintah Kota.

Eri menegaskan bahwa prioritas Pemerintah Kota untuk membangun Surabaya saat ini soal kemiskinan. Namun, pihaknya juga tidak melupakan perihal jalanan yang rusak dengan melakukan penempelan.

"Kita tak bisa membangun semuanya, kita punya prioritas dulu yakni soal kemiskinan. Kalau masalah jalanan itu kita tempel  menutup lubang dulu," kata Eri. (Ade/Adg)

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.