Selasa, 20 Okt 2026 20:45 WIB

Songsong Pemilu 2024, Golkar Desak Elit Nasional Hindari Narasi Tidak Mencerahkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Apr 2023 13:03 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni

Selalu.id - Persaingan politik menjelang Pemilu 2024 mulai memanas. Sebelumnya pun beredar tulisan Denny Indrayana tentang 10 skenario Presiden Joko Widodo memenangkan pemilu Presiden tahun 2024.

Tulisan itu menyebut, mencadangkan calon Presiden Prabowo Subianto dengan calon wakil Presiden Airlangga Hartarto bertujuan untuk memuluskan kemenangan calon Presiden Ganjar Pranowo menuai reaksi dari internal Partai Golkar.

Baca Juga: Animo Tinggi, Seminar Puasa Sehat Golkar Diikuti Ratusan Warga Surabaya

Terkait hal itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni berpendapat bahwa di era demokrasi semua warga negara memiliki kebebasan untuk mengeluarkan pendapatnya baik secara lisan maupun tulisan, namun mengenai akurasi pemikiran, hal itu tergantung akal sehat masing-masing warga negara.

“Saya sudah baca tulisan tersebut, dibeberapa hal saya nilai subjektivitasnya terlalu dominan dibandingkan objektivitasnya,” terang mantan advokat ini, saat ditemui di sela-sela acara silahturahmi lebaran.

Pria yang akrab disapa Toni ini menambahkan, di Indonesia posisi Presiden itu sebagai Kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, wajar jika kemudian Presiden berkomunikasi aktif dengan seluruh ketua umum partai politik dimasa-masa tahun politik, agar kesinambungan jalannya pemerintahan tetap terlaksana, hal ini merupakan bagian dari tradisi politik kebangsaan yang harus dimiliki oleh semua elit politik.

“Kalau terjadi kesinambungan pembangunan, yang diuntungkan adalah rakyat Indonesia bukan pribadi Pak Jokowi,” ujarnya.

Baca Juga: Golkar Surabaya Dukung Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Umum, Ini Alasannya

Ia pun menilai, munculnya wacana duet Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto adalah hasil komunikasi politik yang natural dilakukan oleh partai politik akhir-akhir ini untuk memenangkan hati rakyat Indonesia dalam pemilu 2024 mendatang, bukan desain besar dari Istana untuk menjadi jembatan kemenangan calon presiden lain.

“Bahwa Golkar dan Gerindra sebagai bagian dari koalisi pemerintahan mengkomunikasikan hal ini kepada Presiden tentu ini menjadi tradisi tata krama politik (fatsun) yang dipegang oleh Ketua Umum Partai Golkar Pak Airlangga Hartarto, keliru kalau diasumsikan seperti tulisan Prof Denny,” jelasnya.

Dalam demokrasi langsung yang diadopsi Indonesia sejak pemilu tahun 1999, lanjut Toni, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih, tujuan dari demokrasi langsung seperti saat ini adalah rakyat yang mengggunakan hak pilihnya di bilik-bilik TPS.

Baca Juga: Rapat Pleno Golkar Usulkan Arif Fathoni Duduki Pimpinan DPRD Surabaya

“Agak susah membayangkan kalau ada desain kekuasaan untuk mengarahkan siapa yang akan menjadi pemenang, karena desain pemilu one man one vote, siapa calon Presiden dan calon wakil presiden yang menyenangkan hati rakyat itulah yang akan memenangkan hati rakyat dalam pemilu 2024, ini tentu menjadi tugas kita sebagai kader Partai Golkar untuk semakin mengenalkan secara intens segala rekam jejak Airlangga Hartarto dalam menjaga ekonomi Indonesia selama ini, sehingga rakyat bisa memilih beliau dalam Pilpres mendatang,” tegasnya.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya ini menjelaskan, dalam menghadapi pemilu 2024 mendatang, pihaknya berharap semua elemen bangsa, menghadirkan keteduhan dalam setiap narasi dan diskursus yang dikembangkan, sehingga rakyat bisa menyongsong pemilu 2024 dengan hati riang dan gembira sesuai dengan tujuan dari pesta demokrasi itu sendiri.

“Kalau setiap akademisi yang juga menjadi praktisi dan politisi memberikan narasi-narasi yang kurang mencerahkan, kasihan rakyat nanti justru menjadi apolitik, sehingga kita mengalami fase post truth democracy, mari kita sambut pemilu sebagai jembatan perlombaan kebaikan, bukan malah sebaliknya,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.