Selasa, 20 Okt 2026 01:18 WIB

Eri-Armuji Direkom PDIP, Pengamat: Bukti Mega dan Risma Satu Frekuensi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 03 Sep 2020 19:02 WIB
Tri Rismaharini (tengah) diapit Cawali Eri Cahyadi (kiri) dan Cawawali Armudji (kanan) saat acara di Taman Harmoni, Surabaya
Tri Rismaharini (tengah) diapit Cawali Eri Cahyadi (kiri) dan Cawawali Armudji (kanan) saat acara di Taman Harmoni, Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Eri Cahyadi- Armudji direkomendasi oleh PDI Perjuangan sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Anggota DPRD Surabaya yang Ngegim saat Paripurna Perlu Dievaluasi

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, mengatakan, keberhasilan Wali Kota Tri Rismaharini dalam membangun Surabaya sangat diapresiasi oleh Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Oleh karena itu, ditunjuk calon yang memahami rencana pembangunan Risma. Dalam hal ini Surokhim memiliki istilah 

'Megawati di Surabaya adalah Risma' Penugasan Eri-Armuji menjadi bukti bahwa Mega dan Risma satu frekuensi.

"Banyak yang enggak menyadari, kalo beliau berdua (Mega-Risma) itu klop. Kalau saya punya istilah, Bu Mega di Surabaya ya Bu Risma," jelasnya.

Surokim mengatakan, dipilihnya dua nama tersebut tentu telah melewati berbagai pertimbangan matang terkait pembangunan Surabaya.

"Banyak pertimbangan, salah satunya terkait keberlanjutan pembangunan Surabaya," ujar Surokim.

Menurut Surokim, pasangan Eri-Armuji memiliki kekuatan yang mumpuni dalam mengemban tugas untuk memenangkan Pilkada Surabaya 2020. Eri dianggap dapat mewakili Risma terkait kemampuan teknoratis pembangunan kota, sedangkan Armudji adalah kader PDIP yang memiliki basis massa kuat.

"Mereka ini perpaduan yang cocok. Pak Eri dikenal mampu meneruskan rencana pembangunan Surabaya karena secara teknoratik memahami konsep pembangunan Bu Risma, sedangkan Pak Armudji adalah politisi senior PDIP yang sudah tentu mengerti karakter dan misi partai," imbuhnya.

Surokim melihat kedua kandidat ini akan mudah meraih kepercayaan masyarakat dengan terlebih dahulu menunjukkan visi dan misi yang kuat untuk kemajuan Kota Surabaya.

"Saya pikir mereka (Eri-Armuji) harus menunjukkan visi dan misi serta kemampuannya dalam membangun Kota Surabaya. Dengan begitu masyarakat akan percaya dengan kemampuan mereka berdua, karena mereka dibayangi dengan tokoh yang telah sukses memimpin Surabaya," pungkas Surokim. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).