Kamis, 04 Jun 2026 10:38 WIB

Eri-Armuji Direkom PDIP, Pengamat: Bukti Mega dan Risma Satu Frekuensi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 03 Sep 2020 19:02 WIB
Tri Rismaharini (tengah) diapit Cawali Eri Cahyadi (kiri) dan Cawawali Armudji (kanan) saat acara di Taman Harmoni, Surabaya
Tri Rismaharini (tengah) diapit Cawali Eri Cahyadi (kiri) dan Cawawali Armudji (kanan) saat acara di Taman Harmoni, Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Eri Cahyadi- Armudji direkomendasi oleh PDI Perjuangan sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya.

Baca Juga: Pengamat Sebut Eri Cahyadi Masih Sulit Tandingi Tri Rismaharini

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, mengatakan, keberhasilan Wali Kota Tri Rismaharini dalam membangun Surabaya sangat diapresiasi oleh Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Oleh karena itu, ditunjuk calon yang memahami rencana pembangunan Risma. Dalam hal ini Surokhim memiliki istilah 

'Megawati di Surabaya adalah Risma' Penugasan Eri-Armuji menjadi bukti bahwa Mega dan Risma satu frekuensi.

"Banyak yang enggak menyadari, kalo beliau berdua (Mega-Risma) itu klop. Kalau saya punya istilah, Bu Mega di Surabaya ya Bu Risma," jelasnya.

Surokim mengatakan, dipilihnya dua nama tersebut tentu telah melewati berbagai pertimbangan matang terkait pembangunan Surabaya.

"Banyak pertimbangan, salah satunya terkait keberlanjutan pembangunan Surabaya," ujar Surokim.

Menurut Surokim, pasangan Eri-Armuji memiliki kekuatan yang mumpuni dalam mengemban tugas untuk memenangkan Pilkada Surabaya 2020. Eri dianggap dapat mewakili Risma terkait kemampuan teknoratis pembangunan kota, sedangkan Armudji adalah kader PDIP yang memiliki basis massa kuat.

"Mereka ini perpaduan yang cocok. Pak Eri dikenal mampu meneruskan rencana pembangunan Surabaya karena secara teknoratik memahami konsep pembangunan Bu Risma, sedangkan Pak Armudji adalah politisi senior PDIP yang sudah tentu mengerti karakter dan misi partai," imbuhnya.

Surokim melihat kedua kandidat ini akan mudah meraih kepercayaan masyarakat dengan terlebih dahulu menunjukkan visi dan misi yang kuat untuk kemajuan Kota Surabaya.

"Saya pikir mereka (Eri-Armuji) harus menunjukkan visi dan misi serta kemampuannya dalam membangun Kota Surabaya. Dengan begitu masyarakat akan percaya dengan kemampuan mereka berdua, karena mereka dibayangi dengan tokoh yang telah sukses memimpin Surabaya," pungkas Surokim. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.