Selasa, 21 Jul 2026 20:23 WIB

Nobar Rekom PDIP, Ketua dan Pengurus NU Surabaya Bersorak Dengar Nama Eri Cahyadi-Armuji

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 03 Sep 2020 10:03 WIB
Ekspresi kegembiraan warga Nahdliyyin saat pembacaan rekom PDIP
Ekspresi kegembiraan warga Nahdliyyin saat pembacaan rekom PDIP

Surabaya (selalu.id) - Rekomendasi  Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota (Cawali-Cawawali) Surabaya dari PDI Perjuangan, ternyata tidak hanya disambut suka cita dari kader partai berlambang kepala banteng moncong putih. Tapi juga disambut gembira para warga Nahdliyin Kota Pahlawan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Dalam video yang viral beredar di media sosial, tampak Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya KH Muhibbin Zuhri terlihat bersorak dan tertawa semringah saat Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebut nama Eri Cahyadi dan Armuji sebagai Cawali-Cawawali Surabaya.

Kiai Muhibbin sebelumnya duduk di samping layar. Terlihat di belakang kursinya berdiri bendera Merah Putih dan bendera NU. Saat disebut nama Eri Cahyadi-Armuji, secara spontan Kiai Muhibbin berdiri, bersorak dan tepuk tangan diikuti orang-orang yang ada di ruangan tersebut. 

Dalam video lain, Kiai Muhibbin dan orang-orang yang sebagian dari mereka adalah pengurus PCNU foto bersama sembari mengepalkan tangan dengan latar belakang layar yang menampilkan suasana pengumuman rekomendasi PDIP. Sebagian mereka juga ada yang memeluk Kiai Muhibbin secara bergantian, sembari tersenyum penuh kebahagiaan.

Dukungan para ulama NU serta para ibu nyai ke Eri Cahyadi juga sebelumnya mengalir deras. Sejumlah kiai terus terang meminta dan mendukung Eri untuk menjadi penerus Wali Kota Tri Rismaharini. Di antaranya adalah KH Mas Mansur Tholhah, pengasuh Ponpes At-Tauhid, Sidoresmo, Surabaya, yang juga Mustasyar Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya. Restu juga diberikan oleh KH Mas Sulaiman Nur, yang juga Rois Syuriah PCNU Surabaya. 

"Perlu mempertimbangkan calon wali kota yang amanah, punya kemampuan dan kapasitas serta sudah memperlihatkan khidmatnya untuk warga dan program-program jamiyah selama ini. Oleh karena itu kami sepakat mendorong saudara Eri Cahyadi untuk dicalonkan sebagai wali kota dan berkebulatan tekad untuk memenangkannya pada Pilkada Surabaya 2020," demikian pernyataan KH Mas Mansur Tholhah dan KH Mas Sulaiman Nur, dikutip Kamis (4/9/2020).

Pernyataan tersebut juga diteken dan diamini KH Kemas Abdulrahman Nongcik yang juga Mustasyar NU Surabaya, KH Abd Tawwab Hadlory dan KH Qodli Syafii yang tak lain adalah wakil Rois Syuriah NU Surabaya.

Dukungan kepada Eri, menurut KH Kemas, sangat beralasan karena dia terbukti telah menyukseskan banyak program pembangunan yang manfaatnya sudah dirasakan umat. 

"Kami bukan mendukung Mas Eri maju. Bukan semata-mata itu, tapi kami mendukung kebaikan yang sudah ada diteruskan,” ujarnya.

Prinsipnya adalah al-muhafadlatu ala qadimis sholih, wal akhdu ala jadidil aslah. 

"Apa-apa yang baik diteruskan, lalu tetap mengambil hal-hal baru agar ke depan semakin baik," ujarnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban.