Rabu, 22 Jul 2026 16:11 WIB

Viral Najwa Shihab Protes: Kenapa FIFA Diam Terhadap Israel?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 01 Apr 2023 17:34 WIB
Video Najwa Sihab
Video Najwa Sihab

selalu.id - Dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Bahkan video influencer dan presenter Najwa Shihab kembali viral di media sosial (medsos) akhir-akhir ini, Najwa terlihat sangat berapi-api mempertanyakan FIFA yang dinilainya tidak bisa adil terhadap anggotanya.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Putri kedua ulama kharismatik Indonesia Quraish Shihab ini menyebut, jika klub sepakbola Israel berkali-kali bebas masuk dan melakukan kegiatan pertandingan sepakbola di wilayah Palestina.

"Palestinian Football Association sudah berkali-kali meminta FIFA untuk menjatuhkan sanksi ke klub-klub Israel, yang dengan spesifik melakukan kegiatan ilegal di wilayah Palestina. Namun FIFA selalu menolak memberikan sanksi ke klub Israel," ungkap Najwa.

Padahal sesuai aturan FIFA, lanjutnya, sudah sangat jelas menyebutkan, jika asosiasi sepakbola nasional tidak boleh melakukan kegiatan di wilayah asosiasi sepakbola nasional lainnya.

Baca Juga: Jawa Timur Matangkan Persiapan Seri Perdana Liga Sepak Takraw Indonesia 2026

Di lain pihak, Najwa juga mencontohkan FIFA menjatuhkan sanksi ke Rusia ketika melakukan hal yang sama ke Krimea.

"FIFA langsung menjatuhkan sanksi ke Rusia pada 2014. Itu soal Krimea lho, bukan soal (perang) Ukraina. Sanksi itu dijatuhkan FIFA. Tapi FIFA menolak menjatuhkan sanksi ke Israel yang melakukan hal yang sama ke Palestina," ungkapnya.

Pernyataan Najwa tersebut kembali viral terkait dengan sorotan ke FIFA yang disebut banyak pihak tak berani menghadapi Israel yang terus melakukan kekerasan di Palestina. Berbagai aksi kekerasan dan kekejaman Israel itulah yang menyulut reaksi banyak pihak di Indonesia untuk menolak kehadiran Timnas Israel dalam ajang Piala Dunia U20 yang rencananya digelar di Indonesia.

Baca Juga: Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW Sukodono, Subandi Ajak Warga Junjung Sportivitas

Yang terbaru, dalam pernyataannya. The Palestine Higher Council of Youth and Sports (Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina) menyesalkan keputusan FIFA yang membatalkan Piala Dunia U20 di Indonesia. Dikutip dari media Palestina WAFA, Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina mengecam FIFA yang telah menetapkan standar ganda. Rusia disanksi karena berperang melawan Ukraina, tetapi FIFA tidak menghukum Israel yang terus menyerang Palestina.

"FIFA memutuskan untuk menghukum mereka yang mendukung para korban (Palestina), daripada menghukum para pelaku (Israel. Indonesia tidak akan berada dalam situasi ini seandainya FIFA menegakkan peraturannya dalam kasus Israel seperti yang terjadi di Rusia,” demikian pernyataan Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.