Senin, 07 Sep 2026 18:02 WIB

Viral Najwa Shihab Protes: Kenapa FIFA Diam Terhadap Israel?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 01 Apr 2023 17:34 WIB
Video Najwa Sihab
Video Najwa Sihab

selalu.id - Dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Bahkan video influencer dan presenter Najwa Shihab kembali viral di media sosial (medsos) akhir-akhir ini, Najwa terlihat sangat berapi-api mempertanyakan FIFA yang dinilainya tidak bisa adil terhadap anggotanya.

Baca Juga: Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Putri kedua ulama kharismatik Indonesia Quraish Shihab ini menyebut, jika klub sepakbola Israel berkali-kali bebas masuk dan melakukan kegiatan pertandingan sepakbola di wilayah Palestina.

"Palestinian Football Association sudah berkali-kali meminta FIFA untuk menjatuhkan sanksi ke klub-klub Israel, yang dengan spesifik melakukan kegiatan ilegal di wilayah Palestina. Namun FIFA selalu menolak memberikan sanksi ke klub Israel," ungkap Najwa.

Padahal sesuai aturan FIFA, lanjutnya, sudah sangat jelas menyebutkan, jika asosiasi sepakbola nasional tidak boleh melakukan kegiatan di wilayah asosiasi sepakbola nasional lainnya.

Baca Juga: Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

Di lain pihak, Najwa juga mencontohkan FIFA menjatuhkan sanksi ke Rusia ketika melakukan hal yang sama ke Krimea.

"FIFA langsung menjatuhkan sanksi ke Rusia pada 2014. Itu soal Krimea lho, bukan soal (perang) Ukraina. Sanksi itu dijatuhkan FIFA. Tapi FIFA menolak menjatuhkan sanksi ke Israel yang melakukan hal yang sama ke Palestina," ungkapnya.

Pernyataan Najwa tersebut kembali viral terkait dengan sorotan ke FIFA yang disebut banyak pihak tak berani menghadapi Israel yang terus melakukan kekerasan di Palestina. Berbagai aksi kekerasan dan kekejaman Israel itulah yang menyulut reaksi banyak pihak di Indonesia untuk menolak kehadiran Timnas Israel dalam ajang Piala Dunia U20 yang rencananya digelar di Indonesia.

Baca Juga: Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Yang terbaru, dalam pernyataannya. The Palestine Higher Council of Youth and Sports (Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina) menyesalkan keputusan FIFA yang membatalkan Piala Dunia U20 di Indonesia. Dikutip dari media Palestina WAFA, Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina mengecam FIFA yang telah menetapkan standar ganda. Rusia disanksi karena berperang melawan Ukraina, tetapi FIFA tidak menghukum Israel yang terus menyerang Palestina.

"FIFA memutuskan untuk menghukum mereka yang mendukung para korban (Palestina), daripada menghukum para pelaku (Israel. Indonesia tidak akan berada dalam situasi ini seandainya FIFA menegakkan peraturannya dalam kasus Israel seperti yang terjadi di Rusia,” demikian pernyataan Dewan Tinggi Pemuda dan Olahraga Palestina. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dinilai Cacat Prosedur, PN Mojokerto Dilaporkan ke Bawas MA Usai Eksekusi Rumah di Trowulan

PUMI mendesak Bawas MA RI segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat pengadilan yang terlibat.

Soal Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN Jember, Bawaslu Bilang Begini

Persoalan disiplin ASN itu kini masih ditelusuri dari instansi berwenang guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran aturan kepegawaian.

Oknum Satpol PP Surabaya jadi Calo Rekrutmen Pegawai Pemkot, Tarifnya Capai Rp50 Juta

Kasus ini terbongkar usai seorang warga nekat melaporkan praktik percaloan tersebut secara langsung kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melalui DM TikTok.

Urai Macet di Jalur Ketapang, Ditlantas Polda Jatim Terjunkan 60 Personel dan Puluhan Motor Patroli

Para petugas bakal melakukan pengaturan lalu lintas, patroli berkala, hingga memastikan kelancaran arus pergerakan kendaraan.

Bupati Fawait Pastikan Pasokan BBM di Jember Aman dan Bakal Ditambah

Atas kondisi tersebut, Gus Fawait mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu liar dan menghindari panic buying.

Sidak Pasar Surabaya, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Komoditas Dijual di Atas HET

Satgas Pangan berkomitmen memperketat pemantauan rutin di pasar tradisional maupun modern untuk antisipasi potensi penimbunan atau pungutan liar.